HEADLINE

Danpok Delapan Pasukan Paskibraka Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah Kotamobagu

BMRPost.com,KOTAMOBAGU– Menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, tentunya saja sangat di impikan oleh Siswa-Siswi diseluruh Indonesia.

Dalam upacara peringatan hari bersejarah ini, tentunya tak lepas dari peran penting para Pasukan Paskibraka dalam menjalankan Tugas dan Tanggung Jawab sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih. Apalagi hal ini dilakukan setahun sekali.

Bagi pasukan Paskibraka sendiri, berhasil mengemban tugas mulia ini adalah suatu kehormatan, terlebih bisa memberikan penampilan maksimal di depan Pejabat Negara maupun Daerah secara langsung.

Pun, seringkali yang menjadi pusat perhatian semua tamu undangan, ialah si Pembawa Baki dan tiga anggota pengibar bendera, karena keberhasilan pengibaran merah putih sangat bergantung pada mereka yang menempati posisi tersebut.

Seperti hal-nya yang dirasakan, Muhamad Alvansya Putra Bara, putra kedua pasangan Alfian Bara dan Milana Pasambuna, Yayang (sapaan akrabnya) merupakan keterwakilan dari SMA Negri 1 Kotamobagu, bertugas sebagai Danpok 8 dalam pasukan pengibar sang saka merah putih.

Saat diwawancarai oleh media, Yayang mengungkapkan rasa terima kasih nya kepada Pemerintah dan Orang tua serta semua yang turut terlibat dalam memberikan dukungan serta semangat kepada seluruh anggota Paskibraka.

“Atas nama pribadi dan kawan-kawan lainnya, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kotamobagu yang telah mempercayakan tugas ini kepada kami dari awal hingga selesai mengibarkan bendera merah putih,” ujarnya.

Ditanya soal perasaannya saat melaksanakan pengibaran bendera, Dirinya mengaku sangat canggung dan gugup, namun karna berbekal latihan dan binaan dari para pelatih sehingga Ia bertekad untuk memberikan hasil maksimal tanpa kesalahan.

“Ya tentu sangat canggung, bagaimana kalau tadi itu ada kesalahan, sudah pasti bukan hanya saya dan teman-teman yang kecewa. Melainkan semua orang yang ada pasti merasakan, termasuk Keluarga dan Pemerintah,” ungkap Yayang

“Tapi alhamdulillah, harapan kami untuk mensukseskan upacara pengibaran tercapai juga. Sehingga rasa canggung dan gugup kini sudah terbayar dengan tepuk tangan dari para tamu undangan,”lanjutnya.

Lanjut, Ia mengatakan, apa yang didapatnya semasa proses seleksi hingga pelatihan akan selalu Ia ingat sebagai pengalaman berharga.

“Saya bangga telah menjadi bagian dari peringatan hari bersejarah, apa yang kami dapat dari pembina sangatlah berharga, sebab disini kami di ajar tentang tugas dan tanggung jawab. Terima kasih untuk semua pembina dan pelatih,” tutupnya.

Penulis:Chandra

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Ini Penjelasan Cuaca Dingin yang Melanda Wilayah Indonesia

BMRPost.com,NASIONAL– Hamir seluruh wilayah Indonesia saat ini sedang dilanda cuaca dingin. Udara yang begitu dingan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *