HEADLINE

Gelar Noreng Piala Dunia di Kedai Kopi Korot Kotamobagu, WNA Asal China Ikut Berbaur dengan Penonton Lokal

BMRPost.com,KOTAMOBAGU– Demam Piala Dunia 2018 memang menjalar ke tubuh pecinta olahraga yang satu ini, mulai dari anak-anak ataupun orang dewasa. Demi jagoan masing-masing, tak sedikit yang memasang layar lebar untuk sekedar menonton laga aksi para jagian mereka.

Hal ini tentunya dimanfaatkan oleh segelintir orang maupun pengusaha tempat hiburan. Seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu warung kopi yang ada di Kotamobagu, yakni, Kedai Kopi Korot yang terletak di jalur dua Jln, Paloko Kinalang, Kelurahan Kotobangon, kecamatan Kotamobagu Timur, dimana pengelola temapat tersebut memasang Layar untuk menonton bareng (Nobar).

Namun yang menarik, acara pertandingan antara Francis vs Argentina ini tak hanya di tonton oleh warga Kotamobagu yang datang ke tempat itu, terlihat beberapa WNA asal China, juga ada ditengah-tenfah pengunjung yang datang.

Diketahui, warga asing tersebut merupakan management di PT. Conch North Sulawesi Cement yang terletak di Desa Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Kami memang berniat ingin menonton bola, kebetulan disini ada juga acara nonton bareng dengan sesama suporter ke dua negara yang berlaga. Saya senang melihat warga kotamobagu begitu bereuforia atas pertandingan ini,” ujar Mr Zhang , melalui juru bicaranya yakni Vitzen. Sambil menikmati Kopi susu dan pisang goreng.  Sabtu (30/06/18) malam tadi.

Zhang mengungkapkan, bahwa dirinya menjagokan pemain asal Francis yakni Pogba dan Mbape.

“Saya kira teman-teman pengunjung yang lain hanya mengidolakan Mesi tapi ternyata ada yang sehati dengan saya untuk mendukung Pogba dan Mbape dari Francis,” katanya sambil tertawa,

Dirinya menambahkan, Warga BMR sangat ramah dengan penduduk asing seperti dirinya.

“Warga BMR itu orangnya ramah, kami senang bisa berada di daerah ini. Semoga kami bisa membantu kemajuan Daerah ini meskipun kami hanya pendatang asing,” tutupnya sambil menawarkan kopi ke  awak media BMRPost.com.

Peliput: Chandra Mokoagow

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Diwilayah ini Gambar “Palu Arit Komunis” Terpampang Jelas

BMRPost.com- Setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1990, sebuah wilayah di perbatasan bagian timur Moldova dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *