HEADLINE
Ini Bukti Pesan WhatsApp "Minta Mahar" Bukan Nomor Milik Benny Rhamdani

Ini Bukti Pesan WhatsApp “Minta Mahar” Bukan Nomor Milik Benny Rhamdani

BMRPost,NASIONAL-Adanya tudingan Hanura ‘Ambhara’ terhadap Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) yang telah meminta mahar untuk setiap calon yang hendak mendapat rekomendasi di pilkada ternyata adalaha Hoax atau tidak benar. Wasekjen Wilayah Papua-Papua Barat Hanura yang berada di kubu ‘Ambhara’, Yan Mandenas menyebut kubu OSO meminta mahar saat dirinya hendak maju sebagai calon Bupati Biak Numfor. Nama Ketua DPP Hanura Benny Ramdhani yang tergabung dalam kubu OSO turut disebut-sebut. Ini Bukti Pesan WhatsApp “Minta Mahar” Bukan Nomor Milik Benny Rhamdani

“Pernyataan Yan Mandenas, Benny Ramdhani telepon atas nama DPP, kemudian harus ditransfer DP, itu kebohongan 1.000 persen. Jangan dia mengeksploitasi tulisan bohong, hoax, atau hanya mempercayai WA dan telepon atas nama orang yang mengaku nama saya,” ujar Benny Sabtu (20/1/2018). Ini Bukti Pesan WhatsApp “Minta Mahar” Bukan Nomor Milik Benny Rhamdani

Mantan anggota DPRD Sulawesi utara tiga periode ini tidak terima dengan pernyataan Yan yang mengatakan dia meminta mahar.

Nama Benny Rhamdani disebut-sebut meminta mahar melalui pesan media sosial WhatsApp. Yan juga menunjukkan WhatsApp soal permintaan mahar itu.

“Yan Mandenas hanya bermodalkan seseorang yang menelepon mengatasnamakan saya, hanya bermodalkan WA orang yang mengaku dari saya, itu dijadikan dasar dia ngomong ke publik, ada mahar politik, konsekuensinya saya merasa dicemarkan nama baik atau dirugikan,” kata Benny.

Dari hasil penelusuran juga, didapati jika Benny Rhamdani hanya memiliki satu nomor WhatsApp. WhatsApp milik Benny Rhamdani memiliki foto profil yang terlihat dirinya sedang dikerumuni banyak orang. Sedangkan pada pesan WA yang ditunjukkan Yan, WhatsApp tersebut tidak memiliki foto profil Benny Rhamdani.

Saat menghubungi BMRPost.com Jumat (19/01) Benny sudah menutarakan jika apa yang ditudingkan terhadapnya adalah tidak benar.

“Di WA yang diduga mengaku saya tersebut, saya memperkenalkan diri saya dan jabatan saya kepada Yan Mandenas. Yan kenal saya, begitu juga sebaliknya. Lalu kenapa saya harus memperkenalkan lagi nama dan jabatan saya,” jelas Benny

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *