HEADLINE

PT Conch North Sulawesi Cement Kangkangi Rekomendasi Pemerintah

BMRPost,BOLMONG-Pabrik semen yang bertengger di Kecamatan Lolak , Kabupaten Bolaang Mongondow, tepatnya di desa Solog yang berlabel PT Conch North Sulawesi Cement (Conch) hingga saat ini tak habis-habisnya didera pemasalahan. Baik pelanggaran perijinan, hingga ketenagakerjaan. PT Conch North Sulawesi Cement Kangkangi Rekomendasi Pemerintah

Berangkat dari hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bolmong diminta melakukan peninjauan kembali. Salah satunya terkait pembangunan pelabuhan PT Conch di PK Bangka, Kelurahan Inobonto I Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolmong. PT Conch North Sulawesi Cement Kangkangi Rekomendasi Pemerintah

Pasalnya, sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya, pembangunan pelabuhan tersebut sebenarnya berada di desa Solog, kecamatan Lolak.

“Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bupati sebelumnya Hi. Salihi B Mokodongan di Desa Solog, sementara pelabuhan dibangun di Inobonto I tepatnya di PK Bangka, harusnya pemerintah melakukan peninjauan kembali, karena pembangunan tidak sesuai rekomendasi,” ujar Ketua LSM Snakmarkus, Zainal Mooduto, sembari memperlihatkan rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya, Senin (20/3) lalu, ketika bersua dengan sejumlah wartawan di depan ruangan Bupati.

Jika PT Conch terbukti melanggar rekomendasi tersebut, Zainal meminta Pejabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung untuk menghentikan sementara pembangunan pelabuhan.

“Memang kalau melihat rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah sebelumnya cukup aneh, karena ijin pembangunan dilokasi tidak dekat laut, namun di tengah sawah dan gunung, nah rekomendasi ini yang harus dirubah dahulu sebelum melakukan pembangunan, bukan malah mengangkangi aturan,” tegasnya.

Selain persoalan rekomendasi, Mooduto juga menyinggung beberapa pelanggaran PT Conch diantaranya soal keberadaan tenaga kerja asing yang tidak memiliki dokumen lengkap.

“Bayangkan saja, dari 318 WNA asal China dan Tiongkok, hanya 99 orang yang terdaftar di Imigrasi, pemda harus menseriusi masalah ini, yang sangat saya sesali, gaji pekerja lokal justru lebih murah dibanding pekerja asing, padahal pekerjaan mereka sama,” tegasnya.

Begitupun dengan pasokan material galian C yang masuk ke PT Conch, diduga tidak memiliki ijin, karena sampai hari ini Pemprov belum pernah mengeluarkan ijin galian C, di semua kabupaten/kota.

“Olehnya, kami meminta Pemkab agar melakukan tindakan tegas terhadap PT. Conch, sehingga tidak merugikan daerah,” kata dia.

Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Bolmong Jultje Tumanduk menuturkan, pihaknya sudah beberapa kali menyurat kepada PT Conch terkait izin jalan tersebut. Bahkan, sampai diadakan rapat bersama Pemkab. Namun, tindak lanjut dari surat itu tidak ada. Padahal lanjut Tumanduk, berdasarkan undang-undang, ketika tidak ada izin maka harus dihentikan.

“Ini bisa saja dipidana karena telah melanggar. PT Conch harus membuat jalan khusus untuk perusahaan. Kasihan masyarakat, sering mengalami kecelakaan akibat kelalaian dari perusahaan,” ujar Tumanduk.

Sementara Humas PT Conch North Sulawesi Cement saat dikonfirmasi oleh Koran Bolmong melalui nomor telpon 0813172166XXX tidak merespon. Meski demikian, upaya konfirmasi tetap diupayakan dalam waktu secepatnya.

(TIM)

 

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Bawa Sabu, Ole Terciduk di Lolak, Begini Kronologinya

BMRPost,BOLMONG-Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bolmong, menggelar pres release terkait penangkapan pengedar narkoba di jalur Trans Sulawesi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *