HEADLINE

Antisipasi Krisis Pangan, DKP KK Sediakan 16,1 Ton Beras

BMRPost,KOTAMOBAGU-Dalam upaya mengantisipasi ketersediaan pangan, Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) rupanya tak mau kecolongan, bila sewaktu waktu mengalami rawan pangan, atau bencana alam yang menyulitkan masyarakat Kotamobagu mendapatkan beras. Untuk itu, tahun 2017 Pemerintah Kotamobagu dibawah kepemimpinan Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara yang baru saja meraih Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN), menyiapkan cadangan beras Pemerintah sebanyak 16,1 Ton. Antisipasi Krisis Pangan, DKP KK Sediakan 16,1 Ton Beras

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Piter Suli saat dikonfirmasih awak media di aula Pemerintah Kotamobagu pagi Selasa 24/1/2017. Antisipasi Krisis Pangan, DKP KK Sediakan 16,1 Ton Beras

Menurut Piter, pihaknya telah menyiapkan 16,1 ton untuk cadangan beras Pemerintah untuk tahun 2017 “Tahun 2016 kemarin masih ada sisa anggaran untuk 1,1 ton beras, dan untuk tahun 2017 ini kita kembali menganggarkan untuk 15 ton beras, dan ini akan siap dalam beberapa bulan kedepan,”kata Piter.

Banyaknya jumlah cadang beras Pemerintah yang ada di gudang pangan ini, sesuai dengan perhitungan kebutuhan masyarakat “kita siapkan sesuai dengan perhitungan kebutuhan masyarakat, sasaran cadangan beras Pemerintah ini adalah warga miskin yang ada di Kotamobagu. Contohnya, tahun 2015 sewaktu kemarau yang berkempanjangan, meskipun tidak terlalu berpengaruh untuk Kotamobagu tapi sebagian masyarakat merasakan dampaknya, dan kita Distribusikan untuk warga Miskin,”ujarnya.

Adapun, bila dalam setahun tak terjadi kerawanan pangan atau bencana alam, dijelaskan Piter, pemanfaatan cadangan beras Pemerintah akan digunakan bila terjadi eskalasi harga pangan “Bila tidak terjadi kemarau, atau bencana alam maka akan kita gunakan saat terjadi eskalasi harga pangan, atau ada warga yang rumahnya kebakaran dan seluruh barang barangnya habis, maka akan kita salurkan,”jelas

Ditambahnya, ketahanan pangan untuk Kotamobagu benar benar menjadi skali prioritas Pemerintah Kotamobagu, dan ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) “Faktor utama Walikota menerima penghargaan APN adalah Pemerintah telah memasukkan ketahanan pangan dalam RPJMD, sebagai salah satu prioritas. inilah kelebihan Walikota kita, beliau mampu mensinkronkan program Pemerintah Pusat dan Daerah, serta kerja sama antar Instansi Pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan,”tambahnya

(Ps/Octav)

 

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *