HEADLINE
Diarak Massa, Warga Bakan, Mopusi dan Tansel Idamkan SBM-JiTu

Diarak Massa, Warga Bakan, Mopusi dan Tansel Idamkan SBM-JiTu

BMRPost,BOLMONG-Begitu tiba di lokasi Kampanye Dialogis, kediaman keluarga Hudri Mokodompit, di kawasan wisata Air Panas, Bakan, ratusan massa yang sudah menunggu kedatangan Papa Da’a,  langsung berebutan menyalami dan memeluk kandidat Bupati Bolmong, penuh sukacita dan haru. Diarak Massa, Warga Bakan, Mopusi dan Tansel Idamkan SBM-JiTu

Di dalam Kanopi, SBM disambut tokoh masyarakat Bakan, AK Podomi, Ketua BPD, WJ Podomi, Jhoni Hinta, akademisi yang juga tokoh masyarakat Dumoga, DR Muliadi Mokodompit, beberapa tokoh masyarakat Hulu Ongkag, dan sejumlah anggota BPD dan perangkat Desa setempat. Diarak Massa, Warga Bakan, Mopusi dan Tansel Idamkan SBM-JiTu

SBM dalam kampanye dialogis, meminta warga Bakan agar tidak segan-segan melontar kritik terhadap hasil kerjanya selama diberi amanah menjabat Bupati Bolmong 2011-2016.

“Silahkan kritik saya, apa-apa kekurangan selama saya menjadi Bupati periode lalu. Insyaallah jika saya kembali diberi amanah menjabat Bupati Bolmong 2016-2022, semua kritik dari masyarakat akan saya jadikan bahan untuk perbaikan. Silahkan tuntut saya jika nanti saya mangkir,’’kata Salihi dalam bahasa Mongondow yang kental.

Pada sesi dialog, SBM dengan lugas menjawab pertanyaan dari dua warga dan seorang tokoh masyarakat Bakan. Pertanyaannya senada, yakni soal tambang emas, tata batas dan royalty perusahaan tambang emas PT JRBM.

“Bagaimana nasib kami, Papa Da’a. Kami punya lokasi tambang, tapi kami miskin,’’ucap seorang ibu paroh baya, yang pertanyaannya senada dengan salah satu warga setempat.

“Mohon informasi mengenai tata batas Bolmong dan Bolsel, juga tentang royalty PT JRBM,’’sebut AK Podomi, tokoh masyarakat.

Menurut SBM, jika Undang-Undang dan peraturan berlaku memungkinkan adanya tambang rakyat, dirinya siap memperjuangkan.

“Kalau nanti ada Undang-Undang mengaturnya, saya akan perjuangkan,’’ucapnya lugas.

Sementara mengenai tata batas Bolmong dan Bolsel, kata SBM, saat dirinya menjabat Bupati Bolmong, sikap Pemkab masih bertahan pada batas yang dipatok dengan Ituitum yakni di Tapa’ Mosolag, kawasan perkebunan Tongara.

“Jika demikian maka prosentase royalty tentu harus diubah,’’

Tak ada yang lebih kuat dari semangat relawan. Begitu potret antusiasme warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, yang berduyun-duyun menyambut kedatangan kandidat Bupati Bolmong, Hi Salihi Bue Mokodongan (SBM), dalam Kampanye Dialogis di kediaman mantan Sangadi Mopusi, TG Tulong, Jumat (18/11/2016).

SBM disambut pula Hi Abdul Kadir Mangkat, Wakil Ketua DPRD Bolmong yang juga Ketua Tim Pemenangan SBM-JiTu, Lutmadi Tongkad, mantan anggota DPRD Bolmong, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta imam dan pegawai setempat.

Personel Tim Pemenangan SBM-JiTu, Hi Jacobus Jemmy Tjia, dalam sambutan pengantarnya mengatakan, SBM adalah sosok yang berangkat dari rakyat, lalu diamanahkan rakyat menjadi kepala pemerintahan di Kabupaten Bolmong yakni sebagai Bupati periode 2011-2016.

“Beliau, SBM adalah tipe pemimpin yang mau mendengar suara rakyat dan selalu siap menerima kritik. Mari kita simak paparan beliau dalam kampanye dialogis ini,’’kata Papa Esi’, sapaan Hi Jacobus Jemmy Tjia.

Sementara itu, SBM dengan bahasa Mongondow yang kental, memapar sejumlah capaiannya selama lima tahun memimpin Bolmong.

“Sebagai manusia, tentu masih banyak kekurangan saya selama memimpin. Adapun hasil pembangunan yang ada sekarang ini, adalah kerjasama saya di eksekutif dan teman-teman yang ada di legislative, diantaranya pak Haji Abdul Kadir Mangkat, pak Haji Jacobus Jemmy Tjia mantan pimpinan DPRD Bolmong awal periode saya Bupati Bolmong,’’kata Salihi.

Ia juga menyentil soal lapangan kerja bagi warga dan anak-anak lulusan SMU/SMK dan perguruan tinggi.

“Lapangan kerja untuk masyarakat, anak-anak kita sudah dipikirkan, direncanakan, disiapkan dan diwujudkan pada periode pertama saya Bupati Bolmong. Caranya bagaimana? Kita datangkan investor. Pabrik semen PT Conch, nanti membutuhkan sekitar 4.000 ribu karyawan. Belum perusahaan pengelola Waduk. Mulai dari tenaga buruh, administrasi dan teknis, bisa masyarakat dan anak-anak kita penuhi,’’papar SBM.

Selain itu, SBM mengajak putra-putri Bolmong agar mengembangkan wirausaha dan berwiraswasta. “Semua sektor bisa kita kembangkan. Pertanian, perkebunan, perikanan, tambang, usaha kecil menengah. Semua itu ada program dan kegiatannya di daerah,’’sebutnya.

Pada sesi dialog, seorang penanya Asimin Asiking, ‘curhat’ soal sering padamnya lampu di salah satu titik di Mopusi. Asiking juga bertanya mengenai pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kesejahteraan perangkat desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa.

Selain Asimin Asiking, seorang ibu, Hajijah Andup juga ‘curhat’ mengenai Kelompok Usaha Perempuan, dalam pembuatan makanan ringan. “Kami menemui kendala modal dalam usaha olahan makanan ringan ini,’’kata Hajijah.

Kandidat Bupati Bolmong, Hi Salihi Bue Mokodongan, menjawab ringkas dua pertanyaan itu.

“Soal listrik langsung berhubungan dengan tim saya. Begitu juga mengenai usaha kelompok perempuan. Tentang kesejahteraan perangkat melalui ADD dan Dandes, kita tunggu Peraturan Daerah (Perda). Karena ini butuh payung hukum. Semua bisa diwujudkan,’’tegas SBM.

Ketua Tim Pemenangan SBM-Jitu, Hi Abdul Kadir Mangkat, menambahkan, listrik padam dan usaha kelompok perempuan langsung ditangani tim SBM-JiTu. “Berhubungan langsung dengan saya,’’tandasnya

Selanjutnya, Warga Desa Tanoyan Selatan (Tansel), Kecamatan Lolayan, menunjukan militansi dukungan relawannya kepada kandidat Bupati Bolmong, Hi Salihi Bue Mokodongan (SBM), Sabtu (19/11/2016).

Dari ujung kampung Tansel, ratusan massa berkendara roda dua dan empat menyambut kedatangan SBM. Begitu keluar dari mobil Camry warna hitam, SBM diminta naik ke mobil pick up; diarak ke lokasi Kampanye Dialogis. Sebagian massa berjalan kaki—long march mengawal SBM hingga ke lokasi Kampanye Dialogis di kediaman sesepuh Tanoyan Raya, AM Bakung.

Di belakang SBM, ratusan kendaraan roda dua dan roda empat berbagai jenis, dan massa berjalan kaki, terus mengelu-elukan SBM-Jitu.

Tiba di lokasi kampanye, ratusan massa yang sudah menunggu kedatangan SBM di dalam kanopi, histeris meneriakkan yel-yel SBM-JiTu; Salam Dua Jari, SBM-JiTu Mantap.

Sesepuh masyarakat Tanoyan Raya, AM Bakung, tak kuasa membendung rasa harunya ketika didaulat pidato sambutan. Sangadi pertama Desa Tanoyan ini, meminta masyarakat Tanoyan Raya agar memenangkan SBM-JiTu di Pilkada Bolmong, 15 Februari 2016.

“Dikapa koliongan naton ki Haji Salihi Mokodongan, pili’on naton ka’asi ki SBM ba moilitu’ pa bui mobali’ Bupati Bolmong periode 2017-2022 (Janganlah kita lupa Haji Salihi Mokodongan, kita pilih duhai SBM agar kembali duduk jadi Bupati Bolmong 2017-2022,’’ucap Aba’ Aswin, sapaan akrab AM Bakung, seraya menyeka kelopak matanya yang berair.

Personel Tim Pemenangan SBM-JiTu, Hi Jacobus Jemmy Tjia, mengantar Kampanye Dialogis dengan materi pencerahan kepada massa. Papa Esi’, sapaan akrabnya, mengatakan agar 15 Februari 2017 mendatang, warga Tanoyan Raya memilih kandidat berkupiah bukan berupiah.

Sementara SBM, lagi-lagi tampil memukau massa dengan materi kampanye berbahasa Mongondow kental. “Ba modait pa o’umanon, poyotutuyon onda inaidanku lima notaong pinercaya monimu nojabat Bupati Bolmong (Supaya diceritakan dulu semua, dibetulkan mana yang saya kerjakan selama lima tahun kalian percayakan menjabat Bupati Bolmong),’’ucap SBM dengan bahasa Mongondow yang kental, disambut riuh massa Tanoyan Selatan.

Pada sesi dialog, tiga warga senada bertanya mengenai masa depan tambang rakyat di belakang kampong Tanoyan. Kandidat Bupati Bolmong, Hi Salihi Bue Mokodongan, menjawab ringkas.

“Jangan kuatir, selama diatur Undang-Undang, ada peraturan yang memayungi, saya siap berjuang bersama rakyat. Dulu ketika masyarakat Tanoyan demo di kantor Bupati, toh sampai sekarang masyarakat tetap menambang,’’kata SBM.

Pasangan SBM, Jefri Tumelap ST, MT (JiTu) juga tampil memukau massa. Dengan beberapa frasa Mongondow, JiTu menyapa warga Tansel. JiTu mengupas dimensi ekonomi dan pendidikan, salah satu conten Visi Misi SBM-JiTu yang disambut antusias warga.

Ketua Tim Pemenangan SBM-JiTu, Hi Abdul Kadir Mangkat, mengaku dirinya belum berijin kampanye. AKM, sebutan populernya, mengimbau warga agar senantiasa menjaga Pogogutat, Potolu Adi’ bo Pogoginalum.

“Jangan karena beda pilihan di Pilkada Bolmong, lalu masyarakat bertikai,’’imbaunya seraya menambahkan, semua uneg-uneg warga agar disampaikan kepadanya sebagai Ketua Tim Pemenangan SBM-JiTu.
Beberapa tokoh seperti mantan anggota DPRD Bolmong, Lutmadi Tongkad, ikut mengkampanyekan SBM-JiTu.(#)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Caleg NasDem Kotamobagu Terima Pembekalan Public Speaking dari Jhon Robert Powers

BMRPost,KOTAMOBAGU-Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ekstra ketat dalam mempersiapkan calon legislatif (Caleg) yang akan bertarung di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *