HEADLINE
Pemkab Bolmut Latih Petani dan Pelaku Agribisnis

Pemkab Bolmut Latih Petani dan Pelaku Agribisnis

BMRPost,BOLMUT-Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani ke arah agribisnis untuk memaksimalkan keuntungan usaha tani, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mogondow Utara (Bolmut) melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) menyelenggarakan pelatihan Petani dan Pelaku Aagribisnis yang bertempat di Aula Kantor Desa Bolangitang I Kecamatan Bolangitang Barat. Pemkab Bolmut Latih Petani dan Pelaku Agribisnis

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Bolmut Ir. Hi. Sutrisno Goma, MP ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku utama dan pelaku usaha dalam mengakses permodalan melalui pihak perbankan atau badan usaha lain, meningkatkan produktifitas dan profesionalisme petani serta menumbuhkan wadah jejaring pemasaran produk hasil-hasil pertanian.

Sementara itu, sambutan Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh yang dibacakan oleh Asisten Sekda menyampaikan bahwa pertanian merupakan sektor yang potensial dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Agar pembangunan pertanian di daerah ini meningkat, perlu adanya pengelolaan yang bersifat konstruktif, terpola, terpadu dan berkelanjutan.

Sebagai wilayah agraris dengan struktur tanah yang subur, sektor pertanian merupakan salah satu unggulan daerah yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan sumber devisa serta modal bagi pembangunan daerah. Untuk itu, diperlukan upaya konkrit agar pertanian mampu memberi kontrbusi positif bagi daerah dan masyarakat. Pemkab Bolmut Latih Petani dan Pelaku Agribisnis

Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu menfasilitasi para petani dan pelaku agribisnis untuk meningkatkan kemampuan, produktifitas serta profesionalisme hingga mampu membangun usaha tani yang mandiri, maju dan modern.

Kepada para peserta pelatihan diharapkan juga dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik demi terwujudnya masyarakat tani yang handal, berkemampuan manajerial dan mampu menciptakan usaha tani kretif, yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun perekonomian daerah.

Dalam kegiatan ini para peserta yang terdiri dari para petani dan Pelaku Usaha di bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan serta kehutanan diberikan materi pelatihan tentang Kebijakan Bank Indonesia dalam memfasilitasi petani dan pelaku agribisnis, pembentukan lembaga keuangan mikro dan analisis usaha tani.

(*)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *