HEADLINE

Hina Wartawan, Oknum ASN Kotamobagu Dipolisikan

BMRPost,KOTAMOBAGU-Perbuatan ujaran kebencian kembali terjadi di me Sasaran dia sosial Facebook. Kali para wartawan menjadi sasaran dari akun Facebook yang bernama Olden Wein Kakalang. Dirinya mengomentari status milik Yasin Kobandaha dengan kalimat yang melecehkan. “Bagitu wartawan…ndk d brita drg ndk mo dapa kse makan drg p anak istri” (Begitu wartawan, kalau tak punya berita, mereka (wartawan;red), tak bisa memberikan makan anak istri mereka)”.

Kalimat dalam Komentar tersebut akhirnya dengan cepat menyebar dikalangan wartawan yang ada di Kotamobagu. Para pewarta berusaha menemui Olden ditempatnya bekerja (RSUD Kotamobagu) untuk mengklarifikasi ucapannya tersebut, namun dirinya tidak berada ditempat.

“Kami sudah berusaha menemuinya. Namun tidak berhasil,” Ujar Rahman, Wartawan Media Televisi Kompas

Tidak sampai disitu, Para wartawanpun langsung menuju POLRES Bolmong guna melaporkan tindakan Olden yang sudah melecehkan wartawan.

Dalam laporan polisi, Nomor LP/855/X/2016/SULUT RES-BM, menyebutkan Olden Wein Kakalang dengan beraninya menulis komentarnya dalam percakapan sesama temanya

” ‘Bagitu Wartawan…ndk ada brita drg nd mo dapa kse makan drg p anak istri’ tulis Olden dalam status akun facebook milik Yasin Kobandaha. “Ini adalah sebuah pelanggaran UU IT,” singkat Zulfikar, Pelapor yang mewakili wartawan

Kapolres Bolmong, AKBP William A Simajuntak SIK SH MH, melalui Kasubag Humas AKP Saiful Tamu, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Kami dari pihak Kepolisian akan menindaklanjuti laporan rekan-rekan media,” tegas Saiful.

Sementara itu, Kasat RESKRIM Polres Bolmong, AKP A A G Wibowo Sitepu menyampaikan jika laporan tersebut akan segera di tindaklanjuti.

“Itu pelanggaran Undang-undang IT. Apabila terbukti bersalah akan dikenakan sesuai sangsi yang berlaku,” Jelas Sitepu

Andnan Masinae Kepala Badan Kepegawaian Diklat dan Daerah (BKDD) Kota Kotamobagu, ketika diminta tanggapannya terkait persoalan ini menyatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

“Jika terbukti, pemilik akun itu adalah ASN yang bekerja dilingkup Pemerintah Kota, akan langsung ditindaklanjuti sesuai aturan perundang-undangan. Kemudian, kami akan panggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi pernyataannya itu. Kalau terbukti, pasti ada sanksi,” Adnan menegaskan.

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Mohamad Paputungan Nakhodai NasDem Bolsel

BMRPost,BOLSEL-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *