HEADLINE
Imran : Puncak Tonggara Bukan Kawasan Hutan Lindung

Imran : Puncak Tonggara Bukan Kawasan Hutan Lindung

BMRPost,BOLMONG-Ratusan petani dikawasan perkebunan Tongara mendatangi kantor Bupati Bolaang Mongondow,Senin (26/09) dengan tujuan menuntut keadilan terhadap lokasi perkebunan mereka, yang belakangan oleh berbagai persepsi dianggap sebagai Kawasan hutan lindung. Demo yang belangsung tersebut diterima langsung oleh Bupati Bolmong, Adrianus Nixon watung. Imran : Puncak Tonggara Bukan Kawasan Hutan Lindung

Ratusan pendemo mulai menyampaikan aspirasinya sejak tiba dikantor Bupati Bolmong. Imran : Puncak Tonggara Bukan Kawasan Hutan Lindung

“Kami sudah puluhan tahun berkebun didaerah itu, tiba tiba kami dilarang oleh beberapa oknum katanya lahan itu merupakan area yang masuk kawasan hutan lindung, karena itu kami meminta keadilan ke pemerintah,” Koar Salah satu pendemo

Ditempat yang sama, Koordinator Aksi, Irawan Damopolii mengatakan, setahu mereka bahwa lahan yang selama ini di garap oleh petani Tongara, tidak masuk dalam kawasan Hutan Lindung, namun dikategorikan berada pada kawasan areal penggunaan lain (APL).

“Kami menyampaikan aspirasi ini, sekaligus meminta kepada pemerintah agar secara transparan menjelaskan hukum tanah tersebut kepada petani Tongara,” kata Damopolii yang juga Sekretaris LSM Lembaga Pemusyawaraan Pelayanan Publik Totabuan (LP3T).

Pemerintah kabupaten Bolmong yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Imran Nantundju mengakui, bahwa lahan yang saat ini digarap oleh Petani itu, tidak masuk areal hutan lindung.

“ini dibuktikan dengan surat keterangan SK Menteri Kehutanan Nomor 734 Tahun 2014, tentang alih fungsi lahan, dari hutan produksi terbatas menjadi  APL.” Jelas Imran

Sebelumnya Bupati Bolmong, Adrianus Nixon Watung saat menerima massa aksi, segera memanggil 10 orang perwakilan untuk mengadakan diskusi.

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *