HEADLINE
Gunakan Kendis, Puluhan ASN Kotamobagu Hadiri Pendaftaran YSM-YRT (Camat Kotamobagu Utara dilokasi pendaftaran)

Gunakan Kendis, Puluhan ASN Kotamobagu Hadiri Pendaftaran YSM-YRT

“Penegasan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, sangat jelas mengatakan jika ASN dilarang terlibat dalam kegiatan politik dengan alasan apapun,” Gunakan Kendis, Puluhan ASN Kotamobagu Hadiri Pendaftaran YSM-YRT

BMRPost,BOLMONG – Pendaftaran Pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, Yasti Soeprojo Mokoagaow dan Yanny Roni Tuuk (YSM-YRT) usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berlangsung di kantor KPU Bolmong, rabu (21/09) dihadiri banyak pejabat berstatus ASN yang berasal dari Kotamobagu.Gunakan Kendis, Puluhan ASN Kotamobagu Hadiri Pendaftaran YSM-YRT

Terpantau ada beberapa pejabat yang malahan menggunakan Kendaraan Dinas saat menghadiri pendaftaran YSM-YRT. Lebih paranya lagi, para abdi negara tersebut datang saat jam kantor yang seharusnya adalah waktu pelayanan terhadap masyarakat.

Pemandangan tersebut mengundang protes dari sejumlah LSM, diantaranya LSM LPKEL yang mengecam sifat para abdi negara tersebut.

“Waktu itu jam kantor, apalagi mereka tidak mempunyai kepentingan pada kegiatan tersebut. Saya minta kepala BKD Kotamobagu harus peka dengan perbuatan yang sudah nyata melanggar. Apalagi menggunakan kendaraan dinas,” ketus Effendi Abdul Kadir, Ketua LSM LPKEL Bolmong Raya

Hal senada juga disampaikan Ketua LSM Suara Bogani Rafik Mokodongan, dirinya menilai jika telah terjadi pembiaran oleh Instansi terkait, dalam hal ini BKD karena tidak mampu mengontrol Aparatur yang ada di Pemerintahan Kotamobagu.

“ Penegasan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, sangat jelas mengatakan jika ASN dilarang terlibat dalam kegiatan politik dengan alasan apapun. BKD Kotamobagu saya pikir telah melakukan pembiaran terhadap aparatur di Kotamobagu dan tidak mampu mengontrol,” Jelas Rafik Mokodongan

Sementara itu Kepala BKD Kotamobagu Adnan Massinae saat dikonformasi beralasan jika ASN yang menghadiri Kegiatan tersebut tujuannya mengikuti rombongan walikota dengan tujuan pameran provinsi.

“Mereka sebenarnya mengikuti rombongan walikota untuk menghadiri pembukaan pameran.dan secara kebetulan Walikota masih mempunyai kegiatan di KPU Bolmong,” Ujar Adnan

Dirinya juga menambahkan jika ada keterlibatan ASN Kotamobgu dalam mendampingi membantu proses pendaftaran adalah sah-sah saja.

“Yang penting mereka tidak menggunakan atribut partai saat menghadiri pendaftaran tersebut, itu sah-sah saja.” Pungkas Adnan

Beberapa ASN Kotamobagu terlihat hadir dalam kegiatan pendaftaran YSM-YRT di KPU bolmong dengan tidak menggunakan atribut partai, namun menggunakan atribut ASN. Salah satunya Camat Kotamobagu Timur, Usmar Mamonto. Selain dirinya turut hadir juga kepala Dinas Sosial dan tenaga kerja Haris Podomi, Kepala Bidang Bina Marga PU Kotamobagu, Melky Mokoginta, serta beberapa pejabat dan staf ASN dilingkup kerja Pemkot Kotamobagu.

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *