HEADLINE
Pemkab Diduga Bohongi Paskibraka Bolmut 2016 (paskibraka Bolmut 2016)

Pemkab Diduga Bohongi Paskibraka Bolmut 2016

Keberangkatan ke Bali dijanjikan sebagai Bonus, Namun ternyata semuanya dipotong dari honor Paskibraka.

BMRPost,BOLMUT-Pengelolaan keuangan dinas pendidikan Bolmut , khususnya terkait honor Paskibraka rupanya perlu di pertanyakan.pasalnya tentang pembayaran uang saku Paskibraka 2016 yang di tandatangani oleh anggota paskibraka 2016 total Rp 6.000.000 tapi sangat di sayangkan yang di terima oleh masing-masing anggota paskibraka tidak lebih dari Rp 1.500.000. Pemkab Diduga Bohongi Paskibraka Bolmut 2016

Sebelumnya, Bupati Bolaang Mongondow Utara, Drs Hi Depri Pontoh pada malam resepsi kenegaraan menyampaikan jika anggaran wawasan kebangsaan sudah ditata. Pemkab Diduga Bohongi Paskibraka Bolmut 2016

Namun hal berbeda akhirnya terkuak setelah adanya pengakuan dari salah satu anggota paskibraka Bolmut 2016.

“Torang(kami)  kira untuk tour ke Bali itu memang bonus dari pemerintah daerah lewat dinas pendidikan. Tapi kenyataannya torang juga yang bayar itu tiket dan perjalanan lewat torang pe doi saku.” Ungkap Salah satu anggota Paskibraka yang engan namanya dimediakan

Kepala bidang PNFI-PO dinas Pendidikan Bolmut saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut pun membenarkannya.

“Karena potongan 4.500.000 dari masing masing peserta itu untuk pembeliat tiket tour ke bali 2.400.000 untuk Pergi-pulang (PP) Bali-Gorontalo dan uang saku sebanyak 1.500.000,” Sutap Kusnan

Sementara dalam kwitansi yang di tanda tangani oleh masing-masing peserta tidak ada penjelasan atau penjabaran mengenai pemotongan tersebut.

“Uang saku paskibraka berbentuk honor dan namanya honor hanya total yang ada di kwitansi itu yang di tulis perinciannya sudah tidak di rinci lagi tutup Sutap Kabid PNFIPO

Disisi lain, anggota paskibraka ternyata lebih memilih tidak berangkat ke Bali jika mengetahui honor mereka yang dipotong. Mereka lebih memilih Honor tersebut dipergunakan untuk biaya sekolah mereka.

“Jika kami mengetahui honor kami yang dipotong, lebih baik kami tidak ikut ke Bali. Lebih baik uangnya untuk tambajhan biaya sekolah. Yang kami tau kami ke Bali karena merupakan Bonus Pemerintah. Tapi ternyata kami dibohongi,” Keluh para Paskibraka lain

Salah satu Purna pakibraka Bolmut Evan Humokor  menyayangkan kejadian tersebut.

“Kasus tersebut segera di usut se tuntas tuntasnya agar supaya kedepan tidak akan terjadi lagi hal seperri ini,” Pinta Humokor

Diketahui, total paskibraka yang berangkat sebanyak 31 orang dan pelatih 4 orang serta ikut juga pendamping dari dinas 8 orang. total semua berjumlah 43 orang.

(Pb/roma/Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *