HEADLINE
Jakson Kumaat Terancam Dipolisikan

Jakson Kumaat Terancam Dipolisikan

Ketua KNPI Sulut Jakson Kumaat pada salah satu media cetak, menyebut bahwa pelaksanaan Musda KNPI Kotamobagu adalah ilegal.

BMRPost,KOTAMOBAGU-Pada tanggal 26 Agustus 2016 Musda III KNPI Kotamobagu dibuka secara resmi oleh walikota Kotamobagu, ir Hj Tatong Bara dan disaksikan langsung oleh Muspida di Kotamobagu serta dihadiri pengurus DPD I KNPI Sulut, Peserta OKPK,OKPI, Ormas dan tokoh masyarakat. Pada tanggal 27 Agustus, Wakil Walikota secara resmi pula menutup musda tersebut. Hasil dari Musda tersebut menetapkan Rendy V Mangkat SH MH Sebagai ketua KNPI Kotamobagu terpilih.Jakson Kumaat Terancam Dipolisikan 

Namun hal mencengangkan dan mengherankan terjadi paska Musda. Ketua KNPI Sulut Jakson Kumaat pada salah satu media cetak, menyebut bahwa pelaksanaan Musda KNPI Kotamobagu adalah ilegal.Jakson Kumaat Terancam Dipolisikan

Reaksi terkait pernyataan Jakson Kumaat selaku ketua KNPI Sulawesi Utara tak pelak menimbulkan reaksi dari sejumlah tokoh pemuda yang ada di Kotamobagu.

Ali Imran Aduka, Kandidat yang turut bertarung dalam Musda III KNPI Kotamobagu mengatakan bahwa prilaku para pengurus DPD I dan Ketua Jakson Kumaat sungguh sangat keterlaluan.

“Jelas ini adalah pelecehan kepada Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota Ir Hj Tatong Bara dan Wakil Walikota Drs Hi Jainudin Damopolii, serta seluruh lapisan warga masyarakat kotamobagu,” tegas Ali Imran Aduka, rabu (31/08)

Aduka juga menilai , jika sikap yang ditunjukan oleh Ketua  DPD I KNPI Sulut Jakson Kumaat, serta para pengurus DPD I yang hadir pada Musda KNPI KK ke III yang dilaksanakan di Hotel Dream sudah menghina martabat orang Mongondow.

“Bagaimana bisa, musda yang dibuka secara resmi oleh walikota dan ditutup pula secara resmi pemerintah dinyatakan ilegal, bahkan pihak pengurus DPD I justru melakukan Musda tandingan di salah satu rumah milik kandidat, jelas perbuatan tersebut adalah penghinaan, dan pelecehan kepada walikota, sebagai lambang raja dari sisi adat dan budaya orang mongondow,” sebut Aduka.

Beberapa OKP yang ada dikotamobagu, berencana akan melaporkan perbuatan tidak menyenangkan oleh Ketua KNPI Sulut serta jajarannya di Polres kabupaten Bolaang Mongondow.

“Kami minta kepada Bung Jakson Kumaat serta seluruh jajaran pengurus KNPI Sulut, untuk meminta maaf kepada Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara dan Wakil Walikota Drs Hi Jainuddin Damopolii, serta seluruh warga masyarakat Kotamobagu, Jika hal ini tidak dilakukan, maka kami akan membawa hal ini ke pihak kepolisian,” tutup Ali Aduka.

Herannya, sebelum menyatakan bahwa musda III Kotamobagu ilegal, Jakson Kumaat kepada salah satu pengurus mengatakan jika dirinya secara resmi mengutus 12 pengurus DPD I KNPI Sulut.

“Stevi Suawa dan 11 orang lainnya saya utus untuk mengikuti Musda KNI Kotamobagu.” Jelas Jakco saat dikonfirmasi

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

HANI 2018, BNN Bolmong Akan Gelar Jalan Sehat dan Bakti Sosial

BMRPost,KOTAMOBAGU-Sebagai penghargaan akan prestasi dan sekaligus memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2018, Badan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *