HEADLINE
Remaja Bolmut Dicabuli Dalam Mobil Dinas (Mobil dinas DB 15 H dan LP Korban)

Remaja Bolmut Dicabuli Dalam Mobil Dinas

BMRPost,BOLMUT-Kejadian memalukan kembali di terjadi di Bolaang Mongondow Utara. Kali ini menimpa Sekar (15), remaja asal desa Boroko Kecamatan Kaidipang. Sekar harus kehilangan makhota setelah digilir dua pria yang mengajaknya jalan. Lebih parah lagi aksi bejat tersebut terjadi di dalam Mobil Dinas Milik BPMD Pemkab Bolmut.Remaja Bolmut Dicabuli Dalam Mobil Dinas

Dari penututan Sekar, dia bersama dua rekannya Safana dan Nadia dijemput pelaku yang mengendarai Mobil Dinas Bernomor Polisi DB 4660 H menuju salah satu rumah makan di kawasan Bunor desa Kuala Utara. Setibanya di Rumah Makan Safana dan Nadia diturunkan sementara Korban diajak pelaku menuju arah Bolangitang Barat dengan alasan hendak membeli rokok. Remaja Bolmut Dicabuli Dalam Mobil Dinas

“Saat didepan rumah makan tepi laut Desa Kuala Utara, teman saya Safana dan Nadia turun dari mobil, sementara saya diajak oleh JK dan SI dengan alasan membeli rokok di wilayah Bolangitang. Saat suasana dijalan sedang sepi, saya dikunci dalam mobil kemudian dipaksa berhubungan badan oleh JK dan SI,” Keluhnya

Mengetahui itu, kedua orang tua korban senin (11/07) sekira pukul 02-00 wita dinihari langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Urban Kaidipang.

Kapolsek Urban Kaidipang Kompol Teddy Pontoh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menjelaskan, usai menerima laporan tim reskrim Polsek Urban yang dipimpin oleh Wakapolsek Iptu Marten Maapi langsung mengaman tersangka bersama mobil yang digunakan.

Dijelaskanya lagi, ketika dilakukan penahanan mobil dengan plat hitam nopol DB 4660 H yang digunakan oleh kedua tersangka ternyata adalah Mobil Dinas (Mobnas) DB 15 H milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut.

“Kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan kepolisian, mobil dinas bersama tersangka SI sudah ditahan sementara tersangka JK saat ini masih buron dan sedang dilakukan pengejaran. Kedua tersangka bakal dikenai pasal 81 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dangan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan Rp 5 miliar rupiah,” Pungkasnya

(dan/pb/Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Mohamad Paputungan Nakhodai NasDem Bolsel

BMRPost,BOLSEL-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *