HEADLINE
Hadiri Nobar, ADM Sosialisasikan Tax Amnesty

Hadiri Nobar, ADM Sosialisasikan Tax Amnesty

BMRPost,KOTAMOBAGU-Menikmati hari libur bukan berarti tidak menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. Inilah yang dilakukan Aditya Anugrah Moha, Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Utara saat berbaur dengan masyarakat menjelang  Final Piala Eropa 2016 yang dilaksanakan di Kedai Kampung Bogani Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur, Minggu (10/07). Hadiri Nobar, ADM Sosialisasikan Tax Amnesty

Dalam acara Nonton Barang (Nobar) yang mempertemukan Prancis dan Portugal tersebut Aditya Moha yang diundang oleh Master Ceremony (MC) untuk menyampaikan sambutan. dan pada kesempatan tersebut dirinya menyempatkan mensosialisasikan tentang UU Pengampunan pajak atau Tax amnesty. Hadiri Nobar, ADM Sosialisasikan Tax Amnesty

“Tax amnesty ini berlaku bagi siapa saja warga Negara RI. Setiap warga Negara dapat mengajukan pengampunan pajak, akan tetapi ada beberapa ketentuan bagi wajib pajak yang tidak diperbolehkan. Salah satunya wajib pajak yang sedang menjalani penyidikan, dan berkasnya telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan, apa terlebih bagi wajib pajak yang sedang menjalani hukuman pidana perpajakan.” Jelas ADM

Lebih lanjut dirinya menjelaskan cara warga negara mendapatkan fungsi dari UU Pengampunan pajak, dengan meminta Informasi dari Kantor pajak setempat.

“Pemohon dapat datang langsung ke  Kantor Pelayanan Pajak (KPP) .disana setiap wajib pajak akan mendapatkan petunjuk, disamping itu bagi wajib pajak melampirkan surat pernyataan harta untuk Tax Amnesty, dan untuk lebih mudah lagi permohonan pengampunan pajak bisa melalui online untuk pengisian SPT.” Pungkas ADM Sebelum membawakan beberapa lagu untuk menghibur warga yang menanti partai final piala Eropa 2016, yang akhirnya dimenangi oleh Timnas Portugal, setelah berhasil menang dengan skor 1-0 atas tuan rumah prancis

Diketahui, pada tanggal 28 Juni 2016 Dewan Perwakilan Rakyat secara resmi mengesahkan Undang-Undang Tax Amnesty atau UU Pengampunan Pajak. Melalui undang-undang tersebut, para wajib pajak yang belum melaporkan pajaknya akan mendapat tarif tebusan yang lebih rendah. Tarif tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yakni bagi usaha kecil menengah, bagi wajib pajak yang bersedia merepatriasi asetnya di luar negeri, serta deklarasi aset di luar negeri tanpa repatriasi.

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *