HEADLINE
Buka Puisi Dekorasi Piknik ala KPMIBM

Buka Puisi Dekorasi Piknik ala KPMIBM

BMRPost,KOTAMOBAGU-Kerumunan orang yang berada di Taman Kota Kotamobagu tepatnya dikompleks trafik light Kamis sore menjelang malam (30/06), terlihat tidak mampu berbicara, seakan terdiam karena sesuatu hal yang diratapi , mata mereka memandangi suatu objek yang sama sambil melipatkan tangan ditengah dada. Buka Puisi Dekorasi Piknik ala KPMIBM

Kalimat demi kalimat keluar dari seseorang yang sedang memegang sebuah kertas dengan disinari cahaya lampu lampion seadanya. Suara kendaraan yang melewati pinggiran taman tersebut sekan tidak berpengaruh bagi mereka yang berada ditempat itu.

Beberapa sudut terlihat dihiasi dengan dekorasi berbau piknik dengan menyediakan beberapa tumpukan buku yang siap dibaca dengan aneka ukuran. Banyak yang melewati area taman mengira jika itu adalah acara buka puasa bersama. Namun perkiraan mereka sedikit meleset, itu adalah kegiatan buka puisi yang digagas oleh Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow (KPMIBM). Buka Puisi Dekorasi Piknik ala KPMIBM

Sahabat-sahabatnya KPMIBM Makassar, KPMIBM Yogyakarta, dan anggota HMI Manado asal Bolaang Mongondow Raya yang sedang mudik ke kampung halamannya ini berkeinginan melantunkan karya puisi ditengah nikmatnya bulan suci Ramadan.

“Momennya pas bulan puasa,  jadi tajuk acara ini kami sebut buka puisi. Temanya adalah dekorasi piknik. Oleh sebab itu arena pentas didekorasi seperti kita sedang berpiknik di sebuah taman. Selain itu kami menyediakan buku-buku untuk dibaca,” kata Vini Mamonto, salah satu penggagas acara Buka Puisi, jebolan KPMIBM Makassar.

Civitas KPMIBM Makassar tak ketinggalan tampil mementaskan puisi. Di antaranya bahkan dibawakan secara musikalisasi. Begitupun civitas KPMIBM Cabang Jogjakarta, yang turut memeriahkan pentas sastra tersebut. Selain itu kalangan remaja Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya, yang sempat hadir di arena acara, turut pula ambil bagian. Selain mementaskan puisi, mereka juga memainkan musik akustik.

Salah seorang penyair Sulut Jamal Rahman Iroth yang senang disebut dengan julukan penyair jalanan ikut manggung dan membawakan 3 puisinya. Jamal mengatakan, apa yang digelar KPMIBM Cabang Makassar dan komunitas lokal pecinta sastra, merupakan sebuah terobosan yang sebenarnya sudah dinanti-nantikan, terutama kalangan pecinta sastra di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya.

“Kemarin saya juga baru tampil di pentas sastra 2016, di Manado. Sengaja ke sini, sebab puisi sudah mengalir di darah saya. Jadi pasti terpanggil,” Ujar penyair  asal Manado ini. Karya-karyanya sudah dibukukan lewat ontologi puisi

Selanjutnya Uwin Mokodongan yang sudah malang melintang diluar Bolmong Raya dan Kristianto Galuwo yang diketahui lama mengais ilmu di tanah Nani Wartabone (Gorontalo), turut tampil mementaskan puisi.

“Ruang publik di Kotamobagu, seperti taman kota, belakangan sering menjadi sasaran razia aparat. Maka jangan heran jika banyak ruang publik ditinggal orang-orang meski sekadar nongkrong.  Lewat pentas sastra ini, ini sebenarnya sebuah momen komunikasi yang menyatakan bahwa, biarkanlah ruang publik ini menjadi ajang dan wadah kreativitas generasi muda tanpa harus selalu memandang sisi negatifnya,” tambah Mokodongan.  

“Jujur, pentas puisi jarang digelar di Kotamobagu. Memang baru beberapa kali belakangan ini dilakukan. Terakhir waktu acara malam puisi di kopi korot yang kami gelar sebagai peringatan atas wafatnya Chairil Anwar, bulan April kemarin,” ujar Uwin

Ruang publik seperti Taman Kota memang sudah sangat terlantar dan disalahgunakan mereka ingin “merebut” dan mengembalikan fungsi Taman Kota.

“Taman Kota Kotamobagu ini sudah lama terlantar. Karena itu kami ingin merebut kembali ruang publik. Kembalikan kepada kami anak-anak muda, agar segala kreatifitas bisa kami tumpah-ruahkan di sini,” katanya penuh semangat.

Ketua panitia Buka Puisi, Widi M, kepada media menyampaikan rasa bangganya dengan animo yang diberikan kalangan pecinta sastra di Kotamobagu. Kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut hingga berakhir sukses, turut pula diapresiasi olehnya. Ia bahkan berharap kedepan nanti, akan ada acara serupa yang akan dilaksanakan.

 (Octav/Sigi)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *