HEADLINE

Warga Abak Ditiduri Ayah dan Paman Sendiri

BMRPost,Bolmong–Lagi-lagi perlakuan tak senonoh dilakukan oleh seorang ayah terhadap anaknya sendiri. TK (44), warga Desa Abak Kecamatan Lolayan Bolaang Mongondow tega mencabuli darah dagingnya sendiri. Warga Abak Ditiduri Ayah dan Paman Sendiri

Sebut saja Bunga (17). Lebih parahnya lagi BUnga dicabuli serta ditiduri sejak masih umur 12 tahun. Tidak hanya sang ayah, kedua paman bunga juga yang tidak lain adalah HK (39) dan JK (36) ikut terlibat dalam aksi pencabulan tersebut. Warga Abak Ditiduri Ayah dan Paman Sendiri

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian tindak asusila tersebut terungkap setelah bunga mengadu kepada neneknya Jumat (17/06). Tak terima dengan tingkah bejat para pelaku, nenek korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Lolayan. Dihadapan petugas Mawar mengaku diperkosa sejak masih Sekolah Dasar.

“Saya dipaksa untuk ditiduri oleh paman HK sejak masih di SD Tahun 2004, kemudian Tahun 2006 ketika saya SMP paman JK ikut meniduri saya dengan paksaan” ujar Korban.

Selanjutnya Tahun 2016 ini sang ayah ikut ikutan mencabuli dan meniduri secara paksa anaknya. Bahkan selalu diancam akan dibunuh jika membocorkan kejadian tersebut.

“Papa ancam mo (mau) bunuh kalau kase (memberi) tau pa (kepada) orang laeng (lain) ,” Keluh Mawar dengan nada sedih.

Sementara itu, pihak Polsek Lolayan ketika menerima informasi tersebut langsung membekuk tersangka termasuk sang ayah. Sementara satu pelaku dalam proses pengejaran.

Kepala Kepolisian sektor (Kapolsek) Lolayan AKP Sudariyo B Harjo membenarkan laporan tersebut. Melalui Wakapolsek Muhammad Amri mengaku telah menangkap tersangka.

“Dua tersangka sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan, sementara satu tersangka sedang kita kejar,” ujar Amri.

Terpisah sangadi Desa Mopait Kecamatan Lolayan Ruslan Bonuot Sabtu (18/06/2016) mengatakan, pelaku bukan asli warga Mopait, mereka hanya pendatang  dari tempat lain yang sengaja membuat nama baik Desa Mopait tersebut rusak.

“Pelaku akan dikeluarkan dari Desa, karena sudah melanggar norma-norma. Rumah Korban akan di tutup sementara, awalnya sempat membuat masyarakat hendak membakar rumah pelaku, sebab perilaku mereka sangat mencemarkan nama baik,namun masih bisa diredam ”pungkas Ruslan saat diwawancara.

(Totabuanews/Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *