HEADLINE
Jenasah Tenggelam di Danau Moat, dikenali Keluarga

Jenasah Tenggelam di Danau Moat, dikenali Keluarga

BMRPost,BOLTIM-Beberapa saat lalu pukul 07.00, Kamis (09/6/2016) ditemukan seorang pria dengan perkiraan tinggi 160cm dan berat badan sekitar 60kg tewas mengapung dipinggiran danau Moat Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolmong Timur. Saat ditemukan warga, pria tersebut memakai celana Jins berwarna biru dongker dan kaos berkerah merah. Jenasah Tenggelam di Danau Moat, dikenali Keluarga

Mulanya korban ditemukan oleh dua orang yang merupakan saksi, yaitu Rony Suoth, warga Desa Mokitompia. Dan Sony Tututoong, warga Desa Guaan.Saat ditemukan kondisi jenasah tersebut sudah mulai membusuk dan diperkirakan sudah kehabisan nafas sejak 2 hari. Guna melakukan pemeriksaan medis, pihak kepolisian segera membawa Jenasah ke RS Datoe Binangkang. Jenasah Tenggelam di Danau Moat, dikenali Keluarga

Karena ditemukan di desa Moat, Jenasah pria tersebut yang tanpa identitas segera dikuburkan di desa setempat.

Namum belakangan, Senin (13/06) ternyata ada keluarga yang merasa kehilangan anggotanya segera melakukan pengecekan di Rumah sakit Datoe Binangkang milik pemkab Bolmong yang ada di Kotamobagu.

Dan benar saja, ternyata Jenasah tanpa identitas tersebut adalah anggota keluarga dari Daeng-Mamonto yang bernama Sarifudin Daeng (43 Tahun) warga Desa Moat kecamatan Modayag.

“Benar Jenasah tersebut adalah anggota keluarga kami. Namanya Sarifudin Daeng, biasa di panggil Udin” Ujar Adik Ipar Korban Fen

Menurutnya juga mereka mulai curiga karenaUdin keluar rumah sudah sejak hari senin, tanggal 6 Juni 2016.

“Almarhum keluar rumah sudah sejak hari senin pekan kemarin. Makanya kami curiga. Memang dirinya (Udin) sering keluar lama makanya awalnya kami tidak curiga. Kami mengenalinya dari kaus yang dia kenakan. Karena itu memang milik Udin” tambah Fen

Menurut penuturan salah satu adiknya juga sebelum keluar dari rumah, Almarhum juga sempat berperilaku yang tidak biasa. Dirinya sempat bertanya pada sang ibu, bagaimana cerita Almarhum ayahnya wafat.

“Dia sebelumnya bertanya pada ibu, Bagaimana ayah kami sebelum dan saat wafat. Dan sempat bercanda kalau nanti dia juga akan pergi, dengan cara diam-diam, tidak akan member tau” Ujar salah satu adiknya.

Keluarga Udin juga mengatakan jika sebelum keluar, dirinya meninggalkan rokok dan telepon genggamnya”

“tidak biasanya dia meninggalkan rokok dan Hp. Namun kali itu lain” tambah adik iparnya

Saat mencurigai karena si Udin tidak kunjung pulang, keluargapun menelisik dan menelususri tempat-tempat dimana yang sering dia kunjungi. Namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya. (Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Inverse Rick’s Motor Kembali Harumkan Nama Kotamobagu di Makassar

BMRPost,MAKASSAR-Lanud Sultan Hasanuddin Makassar di Mandai, Maros, menggelar Bulan Dirgantara 2018 Sabtu 28 April 2018 dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *