HEADLINE
Gubernur Irup Hari Lahir Pancasila

Gubernur Irup Hari Lahir Pancasila

BMRPost,SULUT-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Domdokambey SE, bertindak selaku Inspektur Upacara peringatan hari lahirnya Pancasila yang berlangsung di lapangan Koni Sario Manado, Rabu (01/06) Pagi tadi , bertindak selaku Komandan Upacara Kabid Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik Diknas Sulut Drs Jendry Sualang MAP. ( Gubernur Irup Hari Lahir Pancasila )

Dalam sambutannya Gubernur mengajak, semua menjadikan momentum peringatan hari lahirnya Pancasila yang ke-71 Tahun saat ini, untuk memperbaharui komitmen bersama, baik Pemerintah, unsur TNI, Polri, Ormas, Organisasi Kepemudaan, terlebih para Mahasiswa dan adik-adik Siswa yang merupakan generasi penerus cita-cita bangsa Indonesia, dalam melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpa darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum. Mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut melaksanakan   ketertipan dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Disamping itu Gubernur juga minta agar masyarakat dapat memahami makna Bhineka Tunggal Ika

“Marilah kita semakin memahami makna dan membuktikan “Bhineka Tunggal Ika” bukan hanya slogan semata, akan tetapi merupakan tonggak kita semua (tonggak Bangsa Indonesia), dalam menjalani serta memaknai hidup dan kehidupan” tegas politisi Partai PDI perjuangan ini.

Menurutnya,dengan memahami makna nilai-nilai sejarah dari Pancasila, maka sebagai komponen bangsa Indonesia, sudah sepatutnya  mewarisi semangat Bung Karno.

”Pemikiran Bung Karno dalam menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam 5 sila dalam Pancasila, dimana salah satunya dapat dilakukan dengan memperingati serta memaknai  hari lahir Pancasila sebagai momentum untuk bersatu padu bergandengan tangan, bergotong royong dalam mewujudkan janji-janji kemerdekaan guna membumikan Pancasila di bumi pertiwi yang kita cintai ini” tandas mantan anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP ini.

Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar NegaraDalam sidang BPUPKI kedua, tanggal 10-16 juli 1945, hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. Sejarah berjalan terus. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia, yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang, dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Pancasila terdiri dari lima sila. Kelima sila itu adalah: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusayawaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (*/Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *