HEADLINE

Zulkifli Hasan Disambut Dengan Demonstrasi

Pelaksanaan Pelantikan DPW PAN, Tidak Sesuai Mekanisme AD ART PAN

BMRpos. KOTAMOBAGU– Kedatangan Hi Zulkifli Hasan, sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP), dari Partai Amanat Nasional (PAN), di Rumah Dinas (Rudis) Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara, pada Selasa (17/5) pukul 09.30 pagi, tampaknya menui hal Negatif.

Pasalnya, saat Zulkifli hendak ke Lapangan Molinow, Kotamobagu Barat untuk melaksanakan Pelantikan kepada Sehan Dlanjar SH sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN, ia dikagetkan dengan Aksi Kader-kader dari bendera berlambang

matahari tersebut di depan Rudis, ironisnya dari aksi itu terjadi juga pembakaran bendera tersebut.

Demonstrasi itu dipimpin langsung oleh Irha Makalunsenge, sebagai Korlap. Dalam orasi, mereka meminta, agar Wali Kota Ir Tattong Bara tidak menghadiri pelantikan DPW, di Kelurahan Molinow. “Ini tidak baik, Tattong yang membesarkan partai, mengapa partai sendiri yang mengkhianatinya, maka dari itu kami tidak ingin dia hadir dalam pelantikan DPW PAN (Sehan Landjar),” koar Irha melalui corong.

Senada Ilo Lasabuda, sebagai Wakil Ketua DPD II Kota Kotamobagu. “Ini tidak sesuai dengan AD ART PAN, kami menginginkan ini dilaksanakan sesuai dengan mekanismenya, jadi kami juga meminta agar Wali Kota tidak hadir dan untuk melaksanakan penyusunan 7 pengurus DPW Sulut,” jelas Ilo.

Di tempat yang berbeda, Zulkifli nampaknya membantah. “Perubahan sistem pemilihan, sudah sesuai dengan Rakernas tahun 2015, dan itu juga sudah disetujui bersama,” ucap Ketua DPP PAN, usai melakukan pelantikan kepada Sehan.

Sedangkan Sehan sendiri, baru mengetahui terkait pelantikan tersebut. “Saya mengetahuinya sejak tiga hari lalu, waktu itu saya di Jakarta, untuk pemberitahuan ke pihak pemerintah dan wali kota, itu dilakukan oleh panitia pelantikan, namun saat panitia hendak meng-infokan pelantikan tersebut, wali kota tidak berada di tempat,” beber Sehan.

Menariknya, Yasti Suprejo mempertanyakan terkait lokasi pelaksanaan pelantikan. “Kenapa harus dilaksanakan di Kotamobagu, bukan di Boltim,” ungkap Yasti.

Terkait pertanyaan tersebut pihak panitia ternyata yang mengagendakan agar dilakukan di Kotamobagu, Seperti kata Sehan “ini sesuai pengaturan panitia” Singkat Eyang

 (Yeyen/Octav)

 

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Caleg NasDem Kotamobagu Terima Pembekalan Public Speaking dari Jhon Robert Powers

BMRPost,KOTAMOBAGU-Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ekstra ketat dalam mempersiapkan calon legislatif (Caleg) yang akan bertarung di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *