HEADLINE

Polsek Kotamobagu dinilai Tidak Mampu Selesaikan Kasus SMS Finance

Effendy : Untuk barang Bukti tidak diamankan karena tidak cukup bukti

BMRPost,KOTAMOBAGU – Proses penyelesaian kasus Gaisy Datunsolang Vs SMS Finance mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Salah satunya dari LSM LP3T. Dalam kasus tersebut, Pihak SMS Finance melalui Debt Kolektor External diduga melakukan perampasan kendaraan terhadap nasabahnya sendiri Gaisy Datunsolang .

Sekretaris LSM LP3T, Irawan Damopolii mewarning keras pihak Polsek Kotamobagu dalam hal penanganan kasus tersebut.

“ini ada apa? Kasus seperti ini harus melakukan penggantian penyidik hingga tiga kali. Ini terkesan pihak Polsek Kotamobagu tidak mampu dalam menangani kasus ini” Koar Irawan

Dirinya juga menambahkan bahwa dalam kasus tersebut sudah jelas-jelas terkandung unsur pidana.

“Dalam Pasal 369 KUHPidana ada kalimat yang berbunyi,  memaksa seseorang supaya memberikan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain. Atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jadi sudah jelas hal tersebut harus dip roses “ Urai Irawan

Sementara itu ditempat terpisah, Kapolsek Kotamobagu Effendy Tubagus saat dikonfirmasi menerangkan kenapa kasus tersebut tidak perlu diselesaikan.

“Dia itu memaksakan, SP2HP sudah disampaikan, sudah digelarkan dan tidak cukup bukti, tapi pihaknya memaksakan, seolah-olah mereka yang penyidik. Ini bukan tugas kami, Mereka punya perjanjian lengkap. Untuk barang Bukti tidak diamankan karena tidak cukup bukti” Terang Tubagus

Diketahui, proses penanganan kasus SMS Finance VS gaisy Datunsolang sudah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Namun belum menemui titik terang dari kedua belah pihak.

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *