HEADLINE
Tiang Listrik di Jalan A. Yani yang akan dipindahkan

Pemkot dianggap Sepelekan Keselamatan Warga

Wacana Pemindahan Tiang PLN dijalan Ahmad Yani ‘Teror’ Warga

BMRPost,KOTAMOBAGU-Rencana pemindahan Tiang PLN bertegangan tinggi diwilayah pertokoan Jalan Ahmad Yani Kotamobagu menuai kekuatiran dari warga sekitar. Warga sekitar pertokoan tersebut sangat Kuatir dengan ancaman keselamatan apabila pemindahan dengan jarak yang sangat dekat tersebut benar-benar dilakukan oleh pemerintah Kotamobagu dan Pihak PLN.

“Kami Kuatir dan seakan akan medapat teror dari wacana tersebut. Jaraknya tidak sampai 1 Meter dari bangunan kami. Sudah banyak kejadian yang mengakibatkan nyawa hilang akibat dari penempatan Tiang PLN yang sangat dekat dengan pemukiman. Kamalu memang mengutamakan keindahan, Pemerintah juga harus mengutamakan keselamatan. Dijalan Terminal serasi saja pemasangannya ditengah dan itu sangat aman. Kenapa diwilayah kami harus dipasang berdekatan dengan pemukiman atau bangunan” Keluh salah satu pemilik toko Siang tadi (02/05)

“Kami hanya mengingatkan dalam pemasangan tiang harus sesuai jarak Ruang Bebas (Right Of Way) dan Jarak Aman (Safety Distance) Jarak aman adalah jarak antara bagian aktif/fase dari jaringan terhadap benda-benda disekelilingnya baik secara mekanis atau elektromagnetis yang tidak memberikan pengaruh membahayakan. Secara rinci Jarak aman jaringan terhadap bangunan lain “  jelas Irawan

Lebih lanjut Irawan Damopolii mengatakan   Ada pengaturan mengenai jarak antara tiang listrik ke rumah penduduk. Kami ambil contoh untuk jaringan listrik dengan tegangan menengah. Aturan mengenai jarak aman dari bangunan di sekitarnya itu sendiri diatur dalam Lampiran  Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor:606.K/Dir/2010 tentang Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Menengah Tenaga Listrik.

 Hal yang wajar rasa  kekhawatiran warga yang menilai tiang listrik bertegangan tinggi itu membahayakan warga.  Mereka takut jaringan yang terlalu dekat bakal memantik kasus sengatanlistrik..Selain itu, tiang listrik tersebut terpasang dipinggir trotoar yang sekat sekali dengan bangunan .

“Awalnya warga menerima informasi dari PLN akan dipasang ditengah jalan, tetapisekarang rencananya akan dipasang dekat trotoar jelas warga keberatan, dan kami secara resmi sudah menyurat ke PLN untuk segera menunda pekerjaan sambil mencari solusi yang terbaik  dan sudah barang tentu sekarang apa pemerintah kotamobagu ingin mengutamakan keindahan kota atau keselamatan  warganya ” ujar Irawan

Seperti diketahui sudah dilaksanakan rapat kordinasi pada tanggal 13 April 2016 antara Pemkot Kotamobagu dengan PT (Persero) PLN bersama juga dengan Telkom dan PDAM dan lewat rapat dan diputuskan bersama penempatan Tiang Listrik memang berada didekat Trotoar,atas penunjukkan Pemkot melaui Dinas Tata Kota, tetapi untuk kabel listrik akan menjauh dari bangunan warga, dan dalam hal ini pihak PLN sudah memperhitungkan resiko yang tidak akan mengancam keselamatan warga sekitar . (TIM)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Bupati Bolmong Serahkan Bantuan Kelompok UP2K

BMRPost,BOLMONG-Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, rabu 10 Oktober 2018 menyerahkan batuan kepada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *