HEADLINE

LSM Vs Polsek Kotamobagu, SP2HP Kasus Perampasan Mobil di Pertanyakan

BMRPost,KOTAMOBAGU-Menganggapi Pernyataan Kapolsek Kotamobagu, Effendy Tubagus beberapa saat lalu yang menyebut bahwa kasus SMS Finance Vs Gaisy Datunsolang merupakan sesuatu yang dipaksakan, mendapat kecaman keras dari Irawan Damopolii, Sekretaris LSM LP3T.

“Selain beberapa unsur pidana yang lain, Polsek juga harus jeli. Pasalnya kasus yang dilorkan adalah kasus perampasan dan itu memang benar adanya. Mobil tersebut tidak diambil dari pemiliknya langsung, dan di cegat ditengah jalan” Ujar Irawan (Kamis 12/05)

Dirinya juga menambahkan jika yang merampas mobil tersebut yang dilaporkan.

“Atas dasar apa Polsek Kotamobagu mengatakan tidak ada unsur pidana?, yang dilaporkan, si Tonny Kolopita bukan SMS Financenya. Hubungan Tonny kolopita dan SMS Finance apa? Dirinya pasti hanya sebagai Freelance dan member jasa di hampir semua Finance di Kotamobagu” Bentak Irawan

Selain itu irawan juga mengungkapkan jika terdapat ketoledoran dan kesalahan dari Polsek Kotamobagu.

“Ada apa dengan SP2HP yang keluar sesudah kasus tersebut ramai dimediakan ? setelah ada protes baru ada SP2HP dan itu baru diserahkan tanggal 11 Mei 2016. Ini patut dipertanyakan” Tegas Irawan

Sebelumnya Kapolsek kotamobagu menyatakan telah ada SP2HP terhadap kasus tersebut pada tanggal 10 Mei 2016 (baca : https://www.bmrpost.com/2016/05/polsek-kotamobagu-dinilai-tidak-mampu-selesaikan-kasus-sms-finance/ )

Diketahui, proses penanganan kasus SMS Finance VS gaisy Datunsolang sudah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Namun belum menemui titik terang dari kedua belah pihak.

(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Rusdi Gumalangit Sebut Cherish Harriette Layak Wakili Generasi Muda di Pusat

BMRPost,BOLTIM – Minggu, (14/10) Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rusdi Gumalangit manghadiri penutupan Grass …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *