HEADLINE
karakter wanita yang cerai dua kali

Karakter Wanita yang Cerai Dua Kali

BMRPost-Perceraian pertama telah mengubahnya dari orang mencoba berubah dan menjadi lebih setia. Namun bagaimana jika seorang wanita telah melakukan perceraian hinnga kedua kalinya ? cenderung dari mereka sering menjadi orang yang suka ganti-ganti pasangan, Rasa bosan dan ingin yang lain selalu ada dalam dirinya. Bahkan bukan hanya itu, ada banyak hal yang dia rasakan dan hal itu dianggapnya sebagai derita atau bisa saja menjadi kenikmatan. Hal lain juga yang terjadi adalah, demi membalas penderitaannya, kadang karakter wanita yang cerai dua kali menjadi seorang yang materialistis terhadap siapa saja.
Perbaikan yang tidak terwujud
Salah satu karakter wanita yang cerai dua kali ,Saat memulai, diharapkan bisa berakhir dengan kebahagiaan sampai tua dan itu sah menurut agama dan negara dengan adanya pernikahan yang bertahan hingga lanjut usia. Tapi itu sulit diwujudkan. Perbaikan kehidupan rumah tangganya tidak seperti niat awal. Perpisahan dan perselingkuhan tetap menghiasi.

Perasaan bersalah
Merasa bersalah bahkan merasa berdosa atas apa yang dilakukan terhadap mantannya. Bahkan anak dari hasil hubungannya dengan mantan suami. kadang ada keinginan untuk menangis karena kesalahan dimasa lalu yang sudah dilakukan dan itu menyakiti mantannya.

Menganggap nafsu sebagai cinta
Sebuah pengakuan yang menjadi kesimpulan  bahwa dia merasa cintanya mudah sekali hilang meskipun sebelumnya merasa cintanya sangat besar. Padahal itu hanya nafsu, ketertarikan, dsb yang diyakini sebagai cinta. Sehingga bisa disimpulkan bahwa itu bukan cinta tapi hanya nafsu sesaat.

Rindu masa lalu
karakter wanita yang cerai dua kali  itu baginya pernikahan resmi ataupun siri yang pernah dialami, meninggalkan satu derita yaitu kerinduan terhadap masa lalu. Pada saat tertentu dia menginginkan seseorang yang menjadi masa lalunya. Itu kadang menyiksa jika karena suatu alasan dia harus mau untuk tidak melakukannya, meskipun hanya sekedar melihat.

Tidak mudah puas
karakter wanita yang cerai dua kali  juga Selalu ingin memiliki pasangan yang dia inginkan. Yang pasti tidak pernah puas dengan pasangan yang sekarang. Sebelumnya sudah merasa mendapatkan yang diinginkan tapi setelahnya merasa ada yang kurang dari pasangannya.

Kesimpulanya dia merasa bayang-bayang masa lalu, dan tidak bisa merasakan cinta sejati, karena cinta sejati baginya adalah derita dalam kehidupan cintanya. Kawin cerai itu bukan kebahagiaan. Karena kebahagiaan yang diinginkan adalah menikah dengan orang yang paling dicintai dan tidak lagi tergoda dengan pria lain. Apalagi jika dalam rumah tangganya sempat memiliki seorang anak atau lebih.

(Gaya hidup)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *