HEADLINE
terlibat-cekcok-suami-sayat-leher-istri-tiga-kali-

Istri digorok Suami Hingga Tewas ditempat

BMRPost,HUKRIM-Ibu rumah tangga (IRT) Kelahiran desa Klabat Minut Sulawesi Utara, bernama Inggrid Tidayoh (32) tewas ditangan suaminya sendiri, JAT (34). Korban tewas seketika ditempat kejadian setelah disayat sebanyak tiga kali pada bagian leher menggunakan benda tajam.

Berdasarkan keterangan saksi, Modesta Sarfunin (56), menjelaskan bahwa sebelumnya antara korban dengan pelaku sempat terlibat cekcok. Bahkan percekcokan sudah sering kali terjadi di dalam rumah tangga pasangan suami istri ini.

Kronologis singkat yang dijelaskan saksi ketika berada dilokasi kejadian menerangkan, lokasi kejadian berada di area Irigasi tepatnya di Jalan Pepaya, Gang Citra, Timika, Mimika, Papua. Pada Minggu 8 Mei 2016, korban hendak bepergian mengantar anak bungsunya berobat. Saat korban hendak pergi, korban terlibat cekcok dengan pelaku, dari percekcokan itulah menyebabkan pelaku naik pitam dan melakukan penganiayaan menggunakan alat tajam terhadap korban.

“Dia (pelaku) marah kemudian minta handphone sama Nini (sebutan sehari-hari korban), tapi Nini tidak mau kasih. Lalu dia tanya Nini lagi, mau ke mana, Nini bilang mau ke dokter bawa ade (anak korban),” jelas Modesta.

Saksi pada saat korban dengan pelaku terlibat cekcok tengah berada di salah satu kamar di dalam rumah korban, sedang mengganti pakaian anak korban. Selanjutnya saksi disuruh oleh pelaku keluar dari rumah, saksi pun keluar dengan menggendong anak korban. Saat berada di luar rumah, saksi mendengar teriakan histeris korban, namun saksi hanya beranggapan bahwa korban dipukul oleh pelaku.

Pelaku akhirnya keluar rumah dan pergi menggunakan sepeda motor, namun pelaku sempat sejenak menyapa saksi sebelum akhirnya hilang dari penglihatan saksi. Situasi sempat senyap, saksi bersama anak-anak korban menuju rumah korban dan memanggil korban dikarenakan pintu rumah dikunci oleh pelaku sebelum pergi. Namun saat itu korban tidak mengeluarkan suara, akhirnya salah satu kerabat paksa masuk melalui jendela untuk membuka pintu dan menemukan korban terlentang dibawah lantai dan ditutupi dengan selimut. Setelah saksi Modesta beserta anak korban masuk dan membuka selimut, ternyata korban telah tewas bersimbah darah.

“Kita buka pintu tapi terkunci, akhirnya ini anak masuk lewat jendela kemudian bukan pintu dan kita masuk lihat Nini sudah meninggal,” terang Modesta.

Petugas dari Polsek Mimika Baru yang tiba lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah barang bukti, namun barang bukti utama berupa benda tajam yang digunakan pelaku, tidak berhasil ditemukan. Usai melakukan oleh TKP jasad korban langsung di evakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk di visume. Dari hasil visum terdapat tiga luka sayatan benda tajam pada bagian leher korban, diduga luka sayatan tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

“Jadi korban mengalami luka sayatan pada leher dibagian depan, leher bagian kiri dan kanan,” kata kepala Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena, kepada Okezone.

Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Mimika, AKP Galih Wardani, mengatakan bahwa kasus tersebut sudah ditangani pihaknya, dan sementara pelaku atau suami korban, belum ditemukan karena sempat melarikan diri setelah melakukan perbuatannya.

“Untuk informasi dan dugaan sementara, itu dilakukan oleh suaminya. Terhadap yang bersangkutan saat ini juga sementara dalam pengejaran oleh anggota kami,” jelas Galih di Timika.

(oz/Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Semangat Kemerdekaan, Penambang ini ‘Sulap’ Handuk Jadi Bendera Merah Putih

BMRPost,KOTAMOBAGU-Berbagai hal unik dilakukan masyarakat dalam rangka merayakan kemerdekaan  RI ke-73 pada, Jumat (17/08/18). Mulai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *