HEADLINE

Golkar Angkat Kaki dari KMP

Keputusan Munaslub Golkar: Keluar KMP hingga Dukung Gelar Pahlawan Soeharto

BMRPost,BALI-Hal menarik terjadi dalam Munaslub golkar di Bali. Golkar membuat keputusan penting terkait posisinya terhadap Pemerintahan Jokowi-JK di Munaslub 2016. Golkar resmi keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP).

“Keputusan Golkar untuk mendukung Pemerintahan Jokowi-JK harus ditindaklanjuti dengan upaya nyata Partai Golkar, demi menyukseskan penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan,” kata Sekretaris Pimpinan Sidang Munaslub Golkar Siti Aisyah membacakan keputusan munaslub.

Keputusan itu dibacakan di arena Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Senin (16/5/2016).

Munaslub Golkar memutuskan partai harus kembali pada doktrin karya kekaryaan. Kader Golkar harus bekerja dalam pembangunan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Untuk mewujudkan misi membangun bangsa, Golkar harus mengambil langkah reposisi terhadap Pemerintahan Jokowi-JK. Golkar harus mendukung penuh Pemerintah.

“Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan munas Partai Golkar tentang posisi Partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih,” sambung Siti Aisyah masih membacakan keputusan Munaslub Golkar.

Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar sudah menghasilkan sejumlah keputusan, meski keputusan soal ketua umum terpilih belum dicapai. Keputusan tersebut merentang dari reposisi Golkar dari Koalisi Merah Putih (KMP) hingga gelar kepahlawanan untuk Presiden ke-2 RI Soeharto.

Keputusan diambil dalam rapat Munaslub di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Senin (16/5/2016) malam. Nurdin Halid menjadi Ketua Pimpinan Rapat.

“Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan Munas Partai Golkar Nomor 5/ Munas 9/2014 tentang posisi partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih,” kata Sekretaris Munaslub Siti Aisyah.

Golkar kini menjadi partai pendukung pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ada pula keputusan berupa perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar, hingga penghargaan kepada Almarhum Jenderal Besar TNI (Purn) HM Soeharto.

“Menginstruksikan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar terpilih untuk memperjuangkan Jenderal Purnawirawan Soeharto sebagai pahlawan nasional,” kata Siti Aisyah.

Keputusan lainnya yakni pencabutan sanksi organisasi pemberhentian sebagai anggota Partai Golkar atas nama Agus Gumiwang dan Nusron Wahid, pencabutan sanksi organisasi pemberhentian sebagai anggota Partai Golkar terhadap beberapa kader.

Selain itu, Munaslub juga mengesahkan Aburizal Bakrie (Ical) yang sebelumnya Ketua Umum demisioner Golkar menjadi Ketua Dewan Pembina Golkar. (dc_Octav)

 

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *