HEADLINE
Ilustrasi

Dipaksa Minum Cap Tikus, Gadis ini Kemudian di Perkosa

BMRPost,MANADO-Lagi kasus kekerasan disertai pemerkosaan diduga dilami seorang gadis di Manado. Ibu Gadis Manado yang dicekoki minuman keras (miras) jenis cap tikus dan diduga diperkosa 6 pria menuntut pelaku perkosaan di Kabiri.

Berdasarkan keterangan korban di SPKT Manado, dugaan pemerkosaan itu terjadi pada Rabu 25 Mei 2016, pukul 23.30 Wita. Saat itu,  korban dijemput teman prianya yang bernama VH alias Ven, bersama enam pria lain yang identitas tidak dikenali korban.
Dengan dua motor, korban diajak ke terminal baru di Kampung Liwas, Kelurahan Perkamil, Manado, untuk nongkrong. Kemudian, salah satu pria pulang kerumah. Saat asik nongkrong itulah, korban diberi minuman keras jenis captikus.

Awalnya korban menolak, karena dipaksa akhirnya korban meminumnya. Sekira satu jam menkonsumsi miras, korban mabuk dan kehilangan kesadaran. Setelah sadar, korban mengaku sudah berada di Puskesmas Kampung Liwas, Kelurahan Perkamil.

Kakak korban mengatakan, dari pihak keluarga awalnya tidak mengetahui kejadian tersebut. Namun, ada informasi bahwa Korban ditemukan tidak sadar dengan baju bagian atas terlepas, dan bagian bawahnya hanya ditutupi kain.

“Adanya informasi tersebut kami keluarga langsung bergegas ke Puskesmas untuk melihat kondisi korban,” ujar dia, saat di Mapolresta Manado

Setelah menerima laporan korban, Tim Buser Antibandit Polsek Tikala langsung bergerak dan mencari ketujuh orang pelaku. Akhirnya, ditangkap empat orang, yakni MT (18), FLB (16), RW (20), VN (18), dan VH sebagai saksi.

Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Mapolresta Manado. Dari hasil pengembangan, ada dua nama yang belum ditangkap. Tidak tunggu lama, Tim Buser Polresta Manado akhirnya menangkap IL (20), dan OS (15).
Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi membenarkan adanya laporan tersebut. “Ketujuh orang sedang diperiksa oleh Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama korban,” terangnya.

Saat ini korban sedang berada di Mapolresta Manado. Terlihat korban menahan sakit di bagian perut dan kaki kanan terlihat pincang, serta mata membengkak. Korban visum di RS Bhayangkara Manado.

“Kalau Pak Presiden RI Joko Widodo sudah mengesahkannya, kiranya jika hasil pemeriksaan keenam terbukti memperkosa anak saya, maka silakan ditindak lanjut hukuman kebiri,” ujar Marlin ibu korban, saat berada di Mapolresta Manado, Jumat (27/5), dini hari.

Menurutnya, perbuatan para pelaku sangat kejam. Ia pun berharap dalam penyelidikan pihak kepolisian, bisa melakukan penyelidikan sebaik-baiknya.

“Saya dan kami keluarga sangat sakit hati atas kejadian ini. Saya berharap tegakan hukum yang seadil-adilnya,” pungkas dia, dengan mata berkaca-kaca .

Mapolresta Manado, Jumat (27/5) dini hari diruangan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terlihat ramai, beberapa orang tua pelaku pun mendatangi Mapolresta Manado.

Informasi, terakhir yang berkembang dari penyidik dimana beberapa pelaku yang diperiksa sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka Perkosaan.

(Sn/Octav)

 

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Rusdi Gumalangit Sebut Cherish Harriette Layak Wakili Generasi Muda di Pusat

BMRPost,BOLTIM – Minggu, (14/10) Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rusdi Gumalangit manghadiri penutupan Grass …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *