HEADLINE
Bagas Kara Mamonto (Finalis Nanu Uyo Kotamobagu 2016)

Bagas Kara Mamonto : Tanpa Gelarpun, Saya Memang Berkeinginan Untuk Berbuat Bagi Kotamobagu

BMRPost – Mengawal dan melindungi Peraturan Daerah. Inilah tugas berat yang sedang diemban seorang Bagas Kara Mamonto. Kesehariannya dipenuhi dengan kesibukan memantau dan dan mengamankan peraturan daerah yang ada di Kotamobagu. Kota dimana para penduduknya yang terkenal ramah dan bersahaja dan dikenal sebagai Kota Jasa dan Kota Pintar. Namun tetap saja ada yang tidak patuh terhadap peraturan daerah.

“Yah tugas kami sudah seperti itu, setidaknya agar Kotamobagu bisa lebih baik dari sebelumnya. Tertib aman dan bisa menjadi panutan daerah lain” Ujar Bagas

Bagas Kara Mamonto yang akrab disapa Bagas merupakan anggota Kesatun Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kotamobagu yang lahir pada 21 Oktober 1995 di Kotamobagu. Baginya bekerja sebagai Pol PP tidaklah mudah, mental dan fisik harus benar-benar teruji.

“Banyak karakter masyarakat yang kami temui dilapangan, namun harus tetap bisa menyesuaikan dengan mereka, apalagi ada tindakan yang melanggar. Segala cara harus diterapkan agar menemui titik temu” Ujar Bagas dengan senyum khasnya

Saat ini Bagas Kara Mamonto dipercayakan Satuan Pol PP untuk mengikuti ajang pemilihan Nanu-Uyo Kotamobagu 2016. Motivasinya ternyata sangat mulia, selain bertekad mempromosikan Kotamobagu, dirinya ingin agar ajang ini bisa menjadi kompetisi yang bermanfaat bagi semua masyarakat, dan memiliki fungsi positif kedepan.

“Saat ini dimata Masyarakat Predikat Nanu-Uyo dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial yang menguras dana APBD dan tidak mempunyai nilai positif bagi daerah. Namun bagi saya lain ceritanya, saya berkeinginan merubah paradigma tersebut. Apapun gelar yang akan diselempangkan nanti saya berniat untuk berbuat bagi daerah dan melaksanakan serta mendukung program-program demi kemajuan daerah” Terang Bagas

Dirinya juga menambahkan tanpa gelar dan Predikat Uyo sebenarnya semua masyarakat bisa berbuat sesuatu yang positif demi kemajuan daerah.

“Tanpa gelarpun, saya memang berkeinginan untuk berbuat bagi Kotamobagu, seperti memajukan Budaya, pariwisata dan potensi-potensi-potensi yang perlu dikembangkan demi kemajuan Kota Kotamobagu kedepan. Seharusnya Uyo bukan didapat karena mengikuti ajang. Namun siapa saja bisa berbuat tanpa gelar tersebut, karena itu sudah merupakan tanggung jawab pemuda pemudi untuk mencintai tanah airnya dan memajukan daerah. Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak” Tutup Bagas

Diajang Nanu-Uyo Kotamobagu 2016, Bagas Kara Mamonto merupakan peserta Nomor 11 mewakili Satuan Polisi pamong Praja Kotamobagu.  (Octav)

Untuk memberi Vote dan like via Facebook, silakan klik link dibawah ini :

(Baca :  https://www.facebook.com/155470894472469/photos/a.1179598668726348.1073741848.155470894472469/1179600678726147/?type=3&theater )

 

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Bupati Bolmong Serahkan Bantuan Kelompok UP2K

BMRPost,BOLMONG-Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, rabu 10 Oktober 2018 menyerahkan batuan kepada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *