HEADLINE

Sekdinkes Bolmong ‘Diduga’ Lakukan Kudeta Kendis

BMRPost,BOLMONG-Masih banyak kendaraan dinas operasional Pemkab Bolmong yang seharusnya disimpan dan diamankan di garasi instansi atau kantor selepas jam kerja, malah dibawa pulang ke rumah.Sementara, biaya bahan bakar minyak (BBM), perawatan, perbaikan, dan pajak dibayarkan dengan anggaran negara. Oleh karena itu, kerugian negara yang dibebankan kepada penyelenggara negara yang membawa pulang kendaraan dinas adalah pelanggaran.

Mobil Operasional jenis Toyota Hilux Double Cabin milik Instansi Dinas Kesehatan bolaang Mongondow yang diperuntukkan buat gudang Farmasi dilaporkan oleh warga disalahgunakan.

“Salah satu pejabat yang menduduki posisi Sekretaris, Hi Vichan Lomboan SKM sering membawa pulang mobil dinas milik gudang farmasi yang seharusnya tidak bisa” Tutur salah satu warga Engan namanya dimediakan

Sementara itu, menurut sekretaris LSM LP3T, Irawan Damopolii, Penggunaan kendaraan dinas di luar keperluan dinas merupakan pelanggaran terhadap peraturan, penyalahgunaan wewenang, mengakibatkan pemborosan keuangan Negara, Tapi, karena dilakukan secara masif dan berlangsung dalam kurun waktu yang lama, sebagian PNS acuh terhadap tindak pidana ini.

“Jika menilik UU 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001, penggunaan kendaraan dinas di luar keperluan dinas dapat dimasukkan dalam tindak pidana korupsi. Sebab, penggunaan anggaran yang digunakan tidak sesuai peruntukannya sehingga terdapat kerugian negara, dan menguntungkan atau memperkaya pribadi penyelenggara negara atau keluarganya” Ujar Irawan

Kepala dinas Kesehatan Bolmong, drg Rudiawan saat dihubungi BMRPost membenarkan jika mobil tersebut memang diperuntukkan buat gudang Farmasi, namun entah mengapa hingga saat ini oknum sekretaris tersebut belum menyerahkannya.

“Memang benar ada sebuah mobil pengadaan buat gudang Farmasi di triwulan II 2016, namun entah bagaimana ceritanya, pada triwulan I mobil tersebut sudah diadakan. Selanjutnya digunakan secara pribadi oleh yang bersangkutan”Jelas Rudiawan

Dihubungi Via telepon Genggam, Sekdinkes menjelaskan jika memang benar ada pengadaan sejumlah Kendis dan alkes.

“Memang ada pengadaan tersebut untuk triwulan II , namun penyerahannya akan dilakukan setelah semua berkas administrasi dan berita acara rampung” terang Sekdinkes kepada BMRPost

Setelah ditelusuri lebih lanjut, memang benar, mobil tersebut sering disalahgunakan. Sekretaris Dinkes Bolmong malahan mengganti Nomor Polisi tersebut dengan Pelat Hitam dan sering dibawah pulang kerumah.(Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Caleg NasDem Kotamobagu Terima Pembekalan Public Speaking dari Jhon Robert Powers

BMRPost,KOTAMOBAGU-Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ekstra ketat dalam mempersiapkan calon legislatif (Caleg) yang akan bertarung di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *