HEADLINE

Putra SULUT Sang Perancang Patung Selamat Datang dibundaran HI

BMRPost-Siapa yang tidak kenal dengan patung selamat datang yang ada dibundaran HI Jakarta. pasti mereka yang tinggal di Ibukota dan yang pernah mampir ke Ibukota sangat akrab dengan patung tersebut. namun siapa sangka, dibalik pembutan Patung tersebut, ada putra asli Sulawesi Utara yang juga pada saat itu menjabat sebagai wakil Gubernur turut serta dan juga sebagai pembuat Sketsa patung tersebut.

Pada tahun 1962, Jakarta akan menyambut tamu-tamu kenegaraan di Bundaran Hotel Indonesia (Dulu belum ada bundaran). Ketika itu, Presiden Sukarno hendak membangun Monumen Selamat Datang dalam rangka Asian Games IV yang diadakan di Jakarta. Para atlet dan ofisial menginap di Hotel Indonesia dan akan bertanding di komplek olahraga Ikada,(sekarang komplek Gelora Bung Karno, Senayan). Stadion Senayan pada saat itu adalah stadion terbesar di Asia Tenggara yang mampu menampung 120.000 penonton.

Ide pembuatan patung ini berasal dari Presiden Sukarno dan rancangan awalnya dikerjakan oleh Henk Ngantung (Hendrik Hermanus Joel Ngantung) . Tinggi patung perunggu ini dari kepala sampai kaki 5 m, sedangkan tinggi seluruhnya dari kaki hingga tangan yang melambai adalah +-7 m, dan tinggi kaki patung adalah 10 m.

Begini Ceritanya :

Saat itu, Suatu pagi di penghujung 1959. Bung Karno dan Edhy Sunarso (Gubernur DKI JAKARTA Saat itu), dua lelaki berpaut usia 32 tahun–asyik ngeteh di halaman belakang, ketika Henk Ngantung (Wakil Gubernur DKI Jakarta Saat Itu) dan Trubus datang. Sebuah rencana besar pun dirundingkan.

“Begini lho!” kata Soekarno sembari berdiri dan mengepakkan kedua tangan. Posenya macam orang hendak menyambut-peluk kedatangan kawan lama yang dirindu.”Selamat datang! Selamat datang para olahragawan!” seru Soekarno.

Selagi Bung Karno berpose, Dengan segera Henk Ngantung  membuat sebuah Sketsa Pria dan Wanita sedang berdiri dan melambaikan tangan. Sesudah itu tim pemahat mulai memahat patung perunggu tersebut dan diletakkan didepan Hotel Indonesia di Jl. M Thamrin Jakarta.

Bukan hanya itu saja, Henk Ngantung yang merupakan Putra Asli Sulawesi Utara ini ternyata adalah sosok dibalik lambing Pemprov DKI dan juga Lambang Kostrat. Beliaulah ternyata yang mendesign Dua Lambang yang hingga saat ini di banggakan oleh masyarakat DKI dan satuan Kostrad.

Henk Ngantung  lahir di Manado, Sulawesi Utara, 1 Maret1921 – meninggal di Jakarta, 12 Desember 1991 pada umur 70 tahun) adalah pelukis Indonesia dan Gubernur Jakarta untuk periode 1964-1965. sebelumnya dia merupakan wakil Gubernur diera Edhy Sunarso. (Wikipidia/Octav)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Semangat Kemerdekaan, Penambang ini ‘Sulap’ Handuk Jadi Bendera Merah Putih

BMRPost,KOTAMOBAGU-Berbagai hal unik dilakukan masyarakat dalam rangka merayakan kemerdekaan  RI ke-73 pada, Jumat (17/08/18). Mulai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *