HEADLINE
Suasana pertemuan DPRD bolmut dan KPP Pratama

Pajak Bumi Bangunan senilai 2 Milyar Pemkab Bolmut ‘Raib’ ?

BMRPost,KOTAMOBAGU-Adanya hutang Pemkab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terkait PBB daerah itu, sebesar 2 milyar Rupiah lebih ke KPP Pratama Kotamobagu terus ditelusuri oleh Komisi II DPRD Bolmong Utara. Siang tadi (14/04/2016) Komisi II DPRD Bolmut kembali memperjelas hutang pajak pemkab Bolmut yang ternyata hanya sebesar 773 Juta Rupiah, berdasarkan laporan BPK, namun dari data perdesa yang ada sudah dilunasi hingga 100%. Yang artinya Pemkab Bolmut tidak memiliki hutang.

Menurut Wakil ketua DPRD Bolmut, yang juga sebagai Koordinator Kunker hal diatas memang benar adanya. Arah Uang pajak senilai 2,029.000.000 Rupiah tersebut tiba-tiba mengerucut hingga 773 Juta Rupiah dan alurnya sangat tidak jelas.

“Dari data yang ada di KPP Pratama, Pemkab Bolmut memiliki hutang sebesar 2,029.000.000 Rupiah, hasil Audit BPK hanya 773 Juta rupiah. Sedangkan data real lapangan serta bukti STS PBB semuanya sudah dilunasi dan disetor. Yang kami pertanyakan uang seteron tersebut kemana hilangnya” Ujar Salim Bin Abdullah

Ditempat yang sama Ketua Komisi II DPRD Bolmut juga mengatakan jika semuanya sudah dilunasi.

“Berdasarkan hasil Investigasi dilapangan, seluruh desa sudah melunasi PBB. Sehingga perlu di kroscek kembali dari 773 juta rupiah tersebut, siapa yang harus membayar” Terang rahman Dontili

Ditempat yang sama, Pihak KPP Pratama melalui Kepala kantor berdalil jika ada kesalahan adminstrasi dan merujuk pada usulan pembuatan Perbup

“Hutang bisa kadaluarsa setelah 5 Tahun, kebijakanpun bisa melalui perbup jadi kami sarankan agar dihapus melalui perbup. Karena sesuai juga dengan SE No 56 Tahun 1992. Bisa juga sesuai kondisi bisa ditagih atau dihapuskan demi kepentingan keadilan” Kilah Kepala JPP Pratama Denny Try

Sebelumnya Selasa (10/02/2015) tahun kemarin, para legislator itu telah memanggil pihak BRI Cabang Bolangitang dan Bintauna, serta DPPKAD Bolmut untuk mengklatifikasi persoalan itu.

Dalam hearing tersebut, didapati laporan rekapan dari pihak BRI unit Bolangitang, data yang ada hanya pada kurun waktu 2 Tahun terakhir, yaitu 2012 dan 2013. dengan rincian per kecamatan pinogaluman sebesar 100% atau Rp 93.431.280, kecamatan kaidipang 54,10% dan Bolangitang Barat 62,04% dari 150.053.552 rupiah.

Pertemuan yang berlangsung di KPP Pratama tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bolmut, Salim Bin Abdullah, Ketua Komisi II Rahman Dontili, Anggota Ismail mardani, Ronal Bolota, Suphan Hassan,pihak DPPKAD Bolmut dan pihak KPP Pratama Kotamobagu(Oct)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

HANI 2018, BNN Bolmong Akan Gelar Jalan Sehat dan Bakti Sosial

BMRPost,KOTAMOBAGU-Sebagai penghargaan akan prestasi dan sekaligus memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2018, Badan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *