HEADLINE

Kasus Pelecehan Seksual Kembali terjadi di Bolmut, Siswi SLTP Kembali Jadi Korban

BMRPost,BOLMUT-Belum selesai penanganan Kasus Pemerkosaan yang dilakukan oleh Ayah kandung sendiri terhadap anak Kandungnya didesa Nagara Kabupaten Bolmong Utara, daerah ini kembali dihebohkan dengan peristiwa yang sama.
Namun hal ini ternyata terjadi sudah beberapa hari kemarin. Tepatnya (02/04) di Ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Desa Boroko. Sebut saja Kamboja(14), warga desa Bigo Selatan dan juga terdata sebagai siswi kelas VII SLTP.
Kegadisannya direbut secara paksa oleh HA (21) dengan modus pacaran untuk melancarkan aksinya.
Sabtu (2/4/2016) korban di jemput oleh teman dekat pelaku di rumahnya Desa Bigo Selatan, dengan maksud untuk mengerjakan tugas belajar kelompok. Kamboja kemudian mengiyakan ajakan temannya itu dan langsung berpamitan kepada orang tuanya dengan dalih hendak mencari tugas literatur di salah satu warnet yang ada di Boroko.
Namun bukannya dibawa untuk belajar kelompok oleh temannya,Kamboja malahan di ajak untuk bertemu dengan HA (kekasih red). Selanjutnya HA langsung membawa Kamboja ke salah satu gubuk persawahan yang ada di kawasan bigo selatan.
 “Setibanya di TKP, HA memaksa korban untuk melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami istri. Dalam aksinya Sempat terjadi penolakan, namun pelaku langsung melucuti celana korban”. Ungkap  Kompol Hill F. Adam melalui Anggotanya, Bripka Isra Makoya, SH yang menjelaskan koronologis kejadian kepada sejumlah wartawan.
Mendengar hal tersebut, orang tua Kamboja tidak menerima anaknya di perlakukan HA seperti itu, dan langsung membawa tersangka ke polsek urban kaidipang.
Akibat aksi bejat, HA dijerat dengan hukuman maksimal lima tahun penjara atas pelanggaran pasal 81 Undang-Undang (UU) 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (rhp/Oct)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE Berlanjut, Polres Bolmong Surati AH

Kepastian dipanggilnya pemilik akun  Awie Hassan yaitu dengan terbitnya surat panggilan nomor : S.pgl /203/IV/2018/Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *