HEADLINE

Jokowi Bahas Bahaya Terorisme di Eropa

BMRPost-Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker untuk membicarakan kerja sama ekonomi Indonesia-Uni Eropa atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Seperti yang dilansir dari detik.com, dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi turut membahas masalah toleransi, yaitu kaitan dengan gerakan radikalisme, ekstremisme dan terorisme yang belakangan Indonesia dianggap menjadi contoh bagi negara lain.

Pertemuan itu digelar di kantor Komisi Eropa di gedung Berlaymont, Brussels, Belgia, Kamis (21/4/2016) siang waktu setempat. Pertemuan berlangsung sekitar 45 menit secara tertutup.

“Kami juga berbicara masalah tantangan-tantangan global terkini termasuk ekstrimisme dan terorisme,” ucap Presiden Jokowi usai pertemuan.

Turut mendampingi Presiden Jokowi, Seskab Pramono Anung, Menlu Retno Marsudi, Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Mendag Thomas Lembong dan Dubes RI untuk Belgia Yuri Octavian Thamrin.

Menurut Jokowi, Indonesia adalah refleksi negara bagaimana Islam, demokrasi dan toleransi dapat berjalan beriringan. Hal itu lah yang ingin dipelajari oleh banyak negara termasuk yang tergabung dalam Uni Eropa.

“Sebagai negara dengan muslim terbesar di dunia dan negara demokrasi terbesar ketiga, Indonesia sangat berkomitmen bekerja sama dengan Uni Eropa dalam mewujudkan demokrasi yang damai dan toleran di dunia,” ucap Jokowi.

Sementara Menlu Retno Marsudi mengatakan isu toleransi sekilas terdengar klise, tapi dalam situasi dunia saat ini menjadi penting. Artinya harapan dunia sangat besar kepada Indonesia untuk berbagi pengalaman. Hal itu juga yang mencuat dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan PM Inggris David Cameron.

“Sekarang di mana-mana Indonesia diminta pendapatnya mengenai mengembangkan masyarakat majemuk, toleransi dan saat yang sama punya penduduk muslim terbesar dan saat yang sama juga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi terjaga,” kata Retno.

Terkait pembahasan ekonomi, Presiden Jokowi menyampaikan tentang scoping papers CEPA, semacam daftar isian bidang-bidang kerjasama yang akan dituangkan dalam draf kerjasama Indonesia-Uni Eropa. (Detik)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Rusdi Gumalangit Sebut Cherish Harriette Layak Wakili Generasi Muda di Pusat

BMRPost,BOLTIM – Minggu, (14/10) Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rusdi Gumalangit manghadiri penutupan Grass …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *